Purbaya: Pemerintah Tak Tutup Mata soal Realita MBG di Lapangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahap awal.
Hal itu disampaikan Purbaya saat memberikan tanggapan atas pandangan Fraksi Partai Demokrat dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).
>>> Samsung Perbarui Mesin Cuci dan Pengering Bespoke AI dengan Kemampuan Deteksi Kain Lebih Luas
"Menanggapi pandangan fraksi Partai Demokrat mengenai kesiapan implementasi MBG di tahap awal, pemerintah tidak menutup mata terhadap realita di lapangan," ujar Purbaya.
Menurut dia, tantangan utama pelaksanaan MBG saat ini terletak pada kesiapan rantai pasok, distribusi pangan, serta kapasitas logistik, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat aspek tersebut melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
SPPG didorong untuk memberdayakan Sentra Produksi Rakyat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyedia lokal.
"Penyediaan lokal untuk menyerap bahan pangan langsung dari petani, peternak, dan nelayan di sekitar lokasi SPPG," ujar Purbaya.
MBG kembali bergulir pada Senin (13/7) setelah jeda pelaksanaan selama masa libur sekolah.
Jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) meninjau langsung pelaksanaan program di sejumlah sekolah dan SPPG di Jakarta untuk memastikan distribusi berjalan optimal.
Wakil Kepala BGN Arumsari mengatakan kunjungan tersebut untuk memantau pelaksanaan MBG di lapangan, memastikan makanan diterima tepat waktu, serta melihat kualitas pelayanan kepada penerima manfaat.
"Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan," ujar Arumsari dalam keterangan tertulis.
Selama masa penyesuaian, BGN telah melakukan berbagai langkah perbaikan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan program MBG.
Pembenahan tersebut mencakup penguatan tata kelola dan penyempurnaan berbagai aspek operasional agar pelaksanaan program semakin optimal.
Update Terbaru
Nikmati Sinar Matahari dengan Aman, Manfaat Kesehatannya Sangat Besar
Selasa / 14-07-2026, 14:15 WIB
Penjualan Kendaraan Listrik Global Tembus 2 Juta Unit pada Juni 2026
Selasa / 14-07-2026, 14:15 WIB
Profil, Kekuatan, dan Fakta Shoko Ieiri di Jujutsu Kaisen
Selasa / 14-07-2026, 14:15 WIB
Takeda Investasi Rp539 Miliar Bangun Bank Plasma di Indonesia
Selasa / 14-07-2026, 14:15 WIB
Android Auto Uji Tampilan Baru Kartu Media di Dashboard
Selasa / 14-07-2026, 14:15 WIB
Khitbah Adalah Proses Lamaran: Pengertian, Tujuan, Hukum, dan Tata Caranya dalam Islam
Selasa / 14-07-2026, 14:15 WIB
8 Perumahan di Margonda, Depok yang Bisa Jadi Pilihan saat Cari Hunian
Selasa / 14-07-2026, 14:15 WIB
bet365 Resmi Masuk Pasar Gaming Alberta, Perluas Jejak di Kanada
Selasa / 14-07-2026, 14:14 WIB
Polisi Tangkap Tersangka Penusukan Maut di Baton Rouge
Selasa / 14-07-2026, 14:14 WIB
MATAMUDA Jadi Momentum Penting Madrasah Kenali Potensi Murid
Selasa / 14-07-2026, 14:14 WIB
5 Bahaya Hipertensi Tidak Terkontrol, Bisa Berakibat Fatal
Selasa / 14-07-2026, 13:43 WIB
Juan Soto Jamin Francisco Lindor Kembali ke All-Star Musim Depan
Selasa / 14-07-2026, 13:43 WIB
Big Cass Umumkan Kembali ke WWE pada 3 Agustus
Selasa / 14-07-2026, 13:42 WIB
Jaksa KPK Kutip Lagu Broery Marantika untuk Ingatkan Pejabat Bea Cukai
Selasa / 14-07-2026, 13:42 WIB







