Berikut potensi risiko kebijakan terhadap beberapa aspek:

  • Penerimaan Negara: penurunan setoran cukai akibat beralihnya konsumsi ke rokok ilegal.
  • Kelangsungan Usaha: ancaman terhadap tenaga kerja di sektor industri hasil tembakau.
  • Efektivitas Regulasi: konsumsi rokok belum tentu turun, namun justru beralih ke produk ilegal.

Kebijakan yang terlalu menekan dapat memberikan efek domino bagi ekonomi nasional. Penurunan produksi rokok legal akan berdampak langsung pada pendapatan kas negara dari sektor cukai.

Harapan Pelaku Industri

Benny menegaskan bahwa pelaku usaha akan selalu patuh terhadap peraturan pemerintah. Namun, ia berharap setiap kebijakan yang diambil tetap rasional dan dapat diimplementasikan dengan baik.

Industri meminta pemerintah mengkaji ulang standarisasi kemasan agar tidak mematikan sektor formal. Konsistensi regulasi dengan amanat PP No. 28/2024 menjadi poin utama yang diharapkan.

Menurut Benny, kebijakan yang terlalu ketat tidak menjamin penurunan angka perokok secara signifikan.

>>> Mendikdasmen Ungkap Pemicu Bullying Terbaru: Gaya Hidup Jadi Sumber Rivalitas Murid

Sebaliknya, hal ini justru bisa membuka pintu bagi rokok ilegal untuk menguasai pasar dan merusak struktur industri nasional.