Meta Siapkan Pendant AI dan Kacamata Pintar Baru hingga 2026
Meta terus memperluas inovasi di perangkat wearable dengan menyiapkan pendant AI dan generasi baru kacamata pintar. Langkah ini menegaskan ambisi perusahaan di segmen perangkat sandang berbasis kecerdasan buatan.
Berdasarkan memo internal yang dilaporkan The Information, Meta tengah mengembangkan pendant AI yang kemungkinan memasuki tahap pengujian dalam setahun ke depan.
>>> Acer Predator Atlas 8 Resmi Meluncur, Handheld Gaming PC Premium
Perangkat ini memanfaatkan teknologi dari Limitless, startup yang dikenal dengan produk wearable perekam percakapan.
Pendant tersebut dirancang agar dapat dikenakan di leher atau dikaitkan pada pakaian. Fungsinya sebagai asisten pribadi yang membantu pengguna mengelola informasi secara hands-free.
Dengan dukungan AI, pengguna dapat menjalankan produktivitas harian lebih praktis tanpa harus terus memegang gawai.
Generasi Baru Kacamata Pintar Berbasis AI
Selain pendant, Meta juga menyiapkan sejumlah model kacamata pintar baru yang dijadwalkan rilis hingga akhir 2026. Perangkat ini melanjutkan fokus perusahaan pada pengalaman berbasis AI.
Inovasi ini merupakan pengembangan dari seri kacamata pintar Ray-Ban yang sudah dipasarkan sebelumnya.
>>> Blibli Gelar Pameran Teknologi dan Tawarkan Berbagai Promo Gadget
Meski detail teknis masih terbatas, kacamata ini diharapkan membawa fitur yang memudahkan interaksi teknologi tanpa mengorbankan gaya.
Layanan Berlangganan Wearables for Work
Meta juga menjajaki layanan berlangganan bernama Wearables for Work yang dirancang khusus untuk kalangan profesional. Layanan ini menyediakan fitur seperti transkripsi rapat otomatis dan asisten pencatatan.
Layanan tersebut juga terintegrasi dengan berbagai platform kerja lainnya. Strategi ini menempatkan perangkat wearable Meta sebagai alat bantu produktivitas di lingkungan bisnis.
Tantangan privasi masih menjadi isu utama, terutama terkait rekaman audio yang berjalan terus-menerus.
>>> Vivo S60 Hadirkan Desain Premium Mirip Flagship Masa Depan
Namun, dengan pendekatan yang tepat, Meta berpeluang memperkuat posisinya di segmen wearable AI yang terus berkembang.
Update Terbaru
San dan Wooyoung ATEEZ Akhirnya Bantah Rumor Kencan
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Volvo Bisa Jadikan Pabrik Belgia sebagai Pintu Belakang Tarif untuk China
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Messi Puji Spanyol: Mereka Mainkan Sepak Bola Indah
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Satgas PRR Kawal Realisasi Tambahan TKD Rp144,67 Miliar di Solok
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Presiden Argentina Protes Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Lamborghini Tutup Pintu untuk Transmisi Manual, Beda dengan Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Pratikno Kenang Sosok Rachmat Gobel di Tahlil 7 Hari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
KPK Rampung Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh Raja Juli
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri
Kamis / 16-07-2026, 21:29 WIB
BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Profil Luke Vickery, Calon Winger Timnas Indonesia Incaran Herdman
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
One Piece Chapter 1189: Spoiler dan Preview Resmi
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Build Stabil One UI 9 untuk Galaxy S26 Muncul di Server Samsung
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Lupakan Aturan 150 Menit: Olahraga Singkat Tiap Hari Bisa Perpanjang Usia
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB







