Hari Tasyrik: Waktu Istimewa untuk Makan, Minum, dan Beribadah
Larangan ini ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW.
Dari Ibnu 'Umar radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: “Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari Tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji.”
(HR. Bukhari, no.
1859)
Penegasan mengenai status tiga hari tersebut sebagai hari raya dan waktu makan-minum juga tertuang dalam sabda Rasulullah SAW lainnya.
Dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Hari Arafah, hari Iduladha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita pemeluk agama Islam, serta merupakan hari-hari untuk makan dan minum.”
>>> Deddy Corbuzier Hadirkan Restoran Padang Modern Gadang Barubah
(HR. An-Nasa’i, no.
2954)
Sepanjang tiga hari ini, umat Islam sangat dianjurkan untuk terus meningkatkan amal ibadah. Amalan tersebut meliputi memperbanyak zikir, memanjatkan doa, serta menuntaskan penyembelihan hewan kurban bagi yang mampu.
Amalan yang Dianjurkan pada Hari Tasyrik
Selain menyembelih hewan kurban, terdapat beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat Islam sepanjang Hari Tasyrik.
Ibnu Hajar Al-Asqalani mengutip pandangan Imam Abu Hanifah mengenai amalan utama pada Hari Tasyrik, yakni membaca takbir setelah menunaikan ibadah shalat.
Artinya: “Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa amal pada Hari Tasyrik adalah takbir setelah shalat.” (Fathul Bari, juz II, halaman 525)
Dalam riwayat lain, umat Islam juga sangat dianjurkan untuk memperbanyak lisan mereka dengan lantunan tahlil, tahmid, dan takbir selama Hari Tasyrik berlangsung.
Artinya: “Pada riwayat Ibnu Umar ada tambahan kalimat di akhir, ‘Perbanyaklah tahlil, tahmid, dan takbir pada Hari Tasyrik.”
(Fathul Bari, juz II, halaman 529)
Hari Tasyrik menjadi momentum emas untuk memperbanyak segala bentuk kebajikan.
Menurut Ibnu Abi Jamrah, amal apa pun yang dilakukan pada Hari Tasyrik memiliki nilai keutamaan yang lebih tinggi dibanding jika dikerjakan pada hari-hari biasa.
Artinya: “Ibnu Abi Jamrah mengatakan, ‘Hadis ini menunjukkan bahwa amal apa pun pada Hari Tasyrik lebih utama daripada amal yang sama di luar Hari Tasyrik.”
(Fathul Bari, juz II, halaman 527)
Melalui rujukan di atas, Hari Tasyrik merupakan waktu istimewa bagi setiap muslim untuk meningkatkan ketakwaan. Amalan seperti zikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan amal kebaikan lainnya sangat dianjurkan.
>>> Mario Minardi Bertransformasi di Usia ke-44, Beralih ke Strategi Brand-Driven
Keistimewaan waktu ini menjadi bukti bahwa Allah SWT memuliakan waktu-waktu tertentu, sebagaimana Dia memuliakan tempat-tempat tertentu di bumi.
Update Terbaru
Apa Bedanya Bekas Jerawat PIH dan PIE? Ini Perbedaan hingga Cara Memudarkannya
Selasa / 14-07-2026, 17:29 WIB
Roy Suryo Pecat Pengacara yang Tak Setia, Tunjuk Gofur Sangaji dan Soraya
Selasa / 14-07-2026, 17:28 WIB
Purbaya: Indonesia Tak Cemas, Melainkan Menuju Indonesia Emas
Selasa / 14-07-2026, 17:28 WIB
Penghapusan SLIK Dinilai Bisa Picu Lonjakan Kredit Bermasalah
Selasa / 14-07-2026, 17:28 WIB
Don Ritto Bantah Uang Rp60 Miliar Terkait Korupsi, Klaim untuk Bangun Pelabuhan
Selasa / 14-07-2026, 17:28 WIB
Masuk 44 Tahun, Song Ji Hyo Ungkap Alasan Belum Menikah dan Nyaman Melajang
Selasa / 14-07-2026, 17:28 WIB
Warga RI Paling Rajin Minta Gemini AI Bikin Gambar, 9 Juta Sehari!
Selasa / 14-07-2026, 17:28 WIB
Agen Federal Serbu Rumah Jurnalis New York Times dengan Surat Panggilan
Selasa / 14-07-2026, 17:24 WIB
Memoar Lindsey Graham Ungkap Sejarah Rumit soal Rasisme di Selatan
Selasa / 14-07-2026, 17:24 WIB
Tips dan Trik Nonton Piala Dunia 2026 Agar Makin Seru, Lancar, dan Tidak Ketinggalan Momen Penting
Selasa / 14-07-2026, 17:24 WIB
PTPP Raih Proyek Pembangunan Tower 4 ITS Senilai Rp151,9 Miliar
Selasa / 14-07-2026, 17:21 WIB
10 Game Mirip Valorant Terbaik di Android dan PC
Selasa / 14-07-2026, 17:20 WIB
Satu Perubahan pada Android Ini Membuat Saya Buka Aplikasi Lebih Cepat
Selasa / 14-07-2026, 17:20 WIB
Avengers Doomsday: Durasi 2 Jam 45 Menit, Fans Terbelah
Selasa / 14-07-2026, 16:49 WIB







