Hari Tasua (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram) memiliki keutamaan besar bagi umat Islam.

Namun, wanita yang sedang haid tidak bisa menjalankan puasa sunnah yang dianjurkan pada momen tersebut.

in1

>>> 4 HP Xiaomi Laris dengan Kamera Mumpuni Versi DxOMark

Meski demikian, ada beberapa amalan lain yang bisa dilakukan untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berikut empat ibadah yang dapat diamalkan wanita haid saat hari Tasua dan Asyura.

1. Memperbanyak Zikir

Zikir seperti tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil bisa diucapkan kapan saja tanpa terhalang haid.

Anjuran ini sesuai dengan firman Allah dalam surah Al-Ahzab ayat 41 yang memerintahkan orang beriman untuk mengingat Allah sebanyak-banyaknya.

2. Berdoa

Doa menjadi sarana spiritual yang fleksibel untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat.

Salah satu doa yang dianjurkan adalah doa sapu jagat dari surah Al-Baqarah ayat 201: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka."

>>> Thibaut Courtois Masuk Tiga Besar Kiper Nirbobol Terbanyak Piala Dunia

3. Memperbanyak Istighfar

Awal bulan Muharram menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan kesalahan dan memohon ampunan.

Kalimat istighfar yang bisa dilafalkan adalah "Astaghfirullahal 'azhim" yang artinya "Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung."

4. Membaca dan Mendengarkan Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an tetap dianjurkan untuk meraih pahala, sebagaimana disebutkan dalam surah Fatir ayat 29-30.

Bagi wanita yang menghindari menyentuh mushaf fisik saat haid, bisa membaca melalui hafalan atau aplikasi di gawai.

Mendengarkan lantunan ayat suci juga dapat memberikan ketenangan hati.

>>> ASUS Rilis ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis Ringan dengan Performa Tinggi

Hal ini merujuk pada hadits dari Aisyah RA yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW meletakkan kepala di pangkuannya saat haid dan membaca Al-Qur'an.