Semasa kuliah, ia berulang kali memperoleh dana penelitian dari internal kampus serta kementerian, bahkan sempat menyabet Juara 1 Pertamina National Science Olympiad bidang Matematika.

Sosok yang akrab disapa Titin ini mendapatkan dana beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi magister matematika di ITB.

Ia juga menginisiasi platform mentoring kepenulisan akademik bernama Orbit Paper sejak 2018 untuk membimbing peneliti muda mempublikasikan karya ilmiah ke jurnal global, serta mendirikan komunitas kepemudaan Youth Passion to Action (YPA).

Rekam jejaknya mencakup raihan sejumlah penghargaan internasional, seperti Achievement Special Award dari Women’s Inventors Association NOVA di Bosnia dan Herzegovina tahun 2017.

Di tahun yang sama, ia meraih Gold Medal pada World Invention and Innovation Forum di China dan Special Gold Prize dari Manila Young Inventors Association.

Sebelum akun Instagram pribadinya @pryhanykielh yang memiliki 4.509 pengikut tersebut dihapus, Titin sering mengunggah aktivitas konferensi internasional di belasan negara.

>>> Kemenperin Tunda Insentif Kendaraan Listrik hingga Juli 2026

Ia juga pernah mencatatkan pengalaman kerja sebagai Research Assistant di Balai Besar Laboratorium Kesehatan serta terlibat dalam proyek hidrodinamika milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).