Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan ketepatan sasaran bantuan sosial (bansos) pada tahun 2026.

Langkah ini dilakukan melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) yang menargetkan 150.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

>>> Noni Madueke Tak Gentar Hadapi Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir

Program PPSE dirancang untuk memberdayakan KPM agar tidak hanya menerima bansos, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi.

Dengan demikian, penyaluran bansos diharapkan lebih tepat sasaran dan berdampak jangka panjang.

Strategi Pemberdayaan Melalui PPSE

PPSE memberikan pelatihan keterampilan, akses permodalan, dan pendampingan usaha bagi KPM.

Peserta program akan dibekali kemampuan untuk mengelola usaha mikro atau kecil.

Kemensos juga menggandeng berbagai pihak, termasuk perbankan dan lembaga keuangan mikro, untuk mendukung akses permodalan.

>>> China Mencak-mencak di DK PBB: AS Seret Timteng ke Jurang Perang Iran

Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar usaha yang dijalankan KPM dapat bertahan dan berkembang.

Target 150.000 KPM tersebar di berbagai daerah dengan prioritas wilayah dengan angka kemiskinan tinggi.

Program ini diharapkan mengurangi ketergantungan KPM pada bansos tunai dan menciptakan kemandirian ekonomi.

Dengan PPSE, Kemensos ingin memastikan bansos tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.

>>> 5 Kebiasaan Orang Tua yang Membentuk Anak Percaya Diri

Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur perbaikan sistem penyaluran bansos di masa depan.