OJK Pacu Reformasi Struktural Pasar Modal Respons Rebalancing Indeks MSCI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai rebalancing indeks global oleh MSCI pada Mei 2026 menjadi momentum krusial untuk mempercepat reformasi struktural di pasar modal Indonesia.
Langkah ini bertujuan mendongkrak kualitas transparansi, likuiditas, serta integritas pasar.
>>> IHSG Anjlok 33 Persen, Primus Dorimulu Soroti Pentingnya Transparansi Pasar Modal
Kepala Departemen Penilaian Emiten, Perusahaan Publik, dan Perizinan Keuangan Derivatif serta Bursa Karbon OJK, I Made Bagus Tirthayatra, menyatakan bahwa dinamika ini harus dimanfaatkan secara positif.
"Perkembangan ini menjadi perhatian dan dapat mempengaruhi sentimen serta arus modal investor dalam jangka pendek.
Namun bagi kami di OJK, rebalancing index global tersebut harus dipandang secara positif sebagai bagian dari dinamika pengenalan standar global terkait market accessibility, transparency, likuiditas, dan juga investability," ujarnya dalam sambutan di ajang The Best Investortrust Companies 2026 di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
I Made Bagus Tirthayatra menjelaskan bahwa dinamika ini harus digunakan untuk mengakselerasi pembenahan pasar saham Indonesia secara terukur, kredibel, dan berkelanjutan.
"Kita ingin membangun kondisi pasar yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ukuran tetapi juga menekankan pada kualitas transparansi, free float, struktur kepemilikan, likuiditas, serta integritas pasar," katanya.
Komitmen pembenahan ini telah berjalan sejak Februari 2026 melalui peluncuran delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia.
Program yang sudah rampung meliputi penguatan transparansi data kepemilikan saham, peningkatan granularitas klasifikasi investor, hingga peningkatan porsi free float.
Menurut I Made Bagus Tirthayatra, fase penilaian ulang seperti ini juga pernah dialami negara lain seperti India dan Hong Kong.
Melalui keterbukaan informasi yang konsisten, pengawasan konsentrasi kepemilikan saham, dan pengendalian risiko yang ketat, negara-negara tersebut berhasil memulihkan kepercayaan investor global.
Update Terbaru
Cinema XXI Malang Ubah Jadwal Tayang Film pada 26 Mei 2026
Rabu / 27-05-2026, 15:44 WIB
Spurs Imbangi Thunder 2-2 di Final Wilayah Barat NBA
Rabu / 27-05-2026, 15:44 WIB
Daffa Ardiansa dan Gerrard Carlton Wakili Indonesia di Sodi World Series
Rabu / 27-05-2026, 15:44 WIB
John Herdman Panggil 23 Pemain untuk Pemusatan Latihan Timnas Indonesia
Rabu / 27-05-2026, 15:43 WIB
Tiga HP Android Flagship Siap Saingi Kamera iPhone 17 Pro Max
Rabu / 27-05-2026, 15:43 WIB
Harga Emas Antam 27 Mei 2026 Merosot Jadi Rp 2.785.000 Per Gram
Rabu / 27-05-2026, 15:43 WIB
Penjelasan Ending Drakor Gold Land Rahasia Besar Mulai Terungkap jadi Tanda Bakal Lanjut Musim Kedua?
Rabu / 27-05-2026, 15:43 WIB
Apakah Drakor Gold Land Bakal Lanjut Season 2?
Rabu / 27-05-2026, 15:41 WIB
Spoiler Ending Gold Land Episode 9-10 Sub Indo serta Link di Disney Plus Bukan LK21: Kondisi Si No Memburuk
Rabu / 27-05-2026, 15:40 WIB
VinFast Tunjuk Pham Nhat Quan Anh sebagai Chairman Baru
Rabu / 27-05-2026, 15:39 WIB
3 HP Android dengan Kamera Setara iPhone 17 Pro Max untuk Konten
Rabu / 27-05-2026, 15:39 WIB
Menteri Agama Ajak Umat Teguhkan Keikhlasan pada Iduladha
Rabu / 27-05-2026, 15:39 WIB
Prime Video Cetak Rekor Debut Lewat Serial Off Campus
Rabu / 27-05-2026, 15:39 WIB
Enzo Maresca Sepakat Kontrak Tiga Tahun Latih Manchester City
Rabu / 27-05-2026, 15:39 WIB






