Perdana Menteri Kanada Mark Carney mendesak penyelidikan independen terkait perlakuan terhadap warga sipil di atas armada bantuan Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza.

Desakan ini disampaikan melalui pembicaraan telepon dengan Presiden Israel Isaac Herzog pada Senin (25/5).

>>> Polres PPU Bekuk Dua Pengedar Sabu di Kawasan IKN

Pernyataan resmi dari kantor PM Kanada menegaskan sikap keras pemerintah terkait perlakuan terhadap para aktivis kemanusiaan tersebut.

Kejadian ini menjadi sorotan internasional setelah armada bantuan yang mengangkut ratusan anggota dibawa paksa oleh otoritas keamanan Israel.

Mark Carney menyebut perlakuan terhadap warga sipil, termasuk warga negara Kanada, sebagai hal yang mengerikan.

Ia juga menyatakan bahwa situasi kemanusiaan di wilayah konflik sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.

Pemulihan akses bantuan menjadi fokus utama yang disampaikan kepada pihak Israel dalam dialog tersebut.

>>> Surge Luncurkan Internet Rakyat untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kanada secara konsisten menolak tindakan-tindakan sepihak yang dapat memperkeruh situasi di wilayah pendudukan.

Penolakan tersebut mencakup aktivitas perluasan wilayah pemukiman oleh Israel yang dinilai ilegal.

Mark Carney menegaskan dukungan teguh Kanada terhadap prinsip-prinsip tersebut.

Tindakan penahanan para aktivis memicu kecaman luas setelah Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir merilis rekaman video yang memperlihatkan para tawanan dalam kondisi terikat.

>>> IHSG Merosot 1,23 Persen Menjelang Libur Idul Adha 1447 Hijriah

Seluruh aktivis tersebut akhirnya dideportasi oleh pemerintah Israel pada Kamis (21/5) setelah mendapatkan gelombang protes dari berbagai negara.