Pejabat Louisiana Desak Penyelidikan Usai Tuduhan terhadap Jaksa Agung Dibatalkan
Para pemimpin negara bagian Louisiana mendesak penyelidikan federal dan reformasi legislatif setelah tuduhan pidana terhadap Jaksa Agung Liz Murrill dibatalkan.
Murrill dan Gubernur Jeff Landry menargetkan pejabat New Orleans, dengan tuduhan penyalahgunaan dewan juri dan bias politik.
>>> BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Perluas Insentif Tarik Modal Asing
Menanggapi pembatalan dakwaan, Murrill mengatakan bahwa proses hukum tersebut sangat berdampak pada keluarganya dan berterima kasih kepada suaminya atas dukungannya.
Ia menuduh adanya faksi lokal yang mempersenjatai sistem peradilan untuk mendakwanya atas tindakan yang sah, dan menekankan bahwa peringatannya kepada para pemimpin kota mengenai penunjukan panitera sementara adalah hal yang rutin.
"Ini belum berakhir," kata Liz Murrill, Jaksa Agung Louisiana.
Murrill memperingatkan bahwa proses dewan juri yang digunakan terhadapnya dapat dipersenjatai terhadap orang lain.
Ia menegaskan bahwa hubungan kerja profesional dengan pejabat kota akan terus berlanjut, dan berjanji untuk tetap meminta pertanggungjawaban mereka meskipun mengesampingkan persahabatan pribadi.
Murrill juga menyuarakan kekhawatiran mengenai penangkapan wartawan, potensi konflik kepentingan yang melibatkan Jaksa Khusus Laurie White, dan biaya hukum pribadi sebesar $250.000 setelah diberikan jaminan $400.000.
Gubernur Landry Kecam Sistem Peradilan New Orleans
Gubernur Jeff Landry mengkritik proses hukum tersebut, menuduh hakim Orleans Parish terlalu lunak dalam kasus kejahatan kekerasan dan mempertanyakan sikap Walikota Helena Moreno mengenai konsolidasi pengadilan.
Landry menyatakan bahwa sidang legislatif khusus "tidak mustahil" untuk meningkatkan kendali negara atas sistem pengadilan New Orleans.
Landry menyerukan penyelidikan negara bagian dan federal dalam masalah ini, bersama dengan penyelidikan asosiasi pengacara mengenai pejabat seperti DA Jason Williams dan JP Morrell.
>>> Top 7 Hero EXP Lane yang Meta Sekarang di Mobile Legends
Murrill mengatakan ia sedang menilai kerusakan pada sistem peradilan pidana, memperluas permintaan catatan publik, dan mempertimbangkan gugatan perdata untuk penuntutan jahat.
Update Terbaru
7 Rekomendasi Tempat Beli Sepatu Lari Hoka Ori di Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 13:07 WIB
8 Pilihan Sunscreen Wardah Sesuai Kebutuhan Kulit, Bukan Usia
Kamis / 23-07-2026, 13:07 WIB
Baca Spoiler Lookism Chapter 618 Bahasa Indonesia, Lanjutan Setelah Chapter 617
Kamis / 23-07-2026, 13:00 WIB
Roy Suryo Sambut Putusan Sela Dokter Tifa, Sebut Hakim Dapat Petunjuk dari Tuhan
Kamis / 23-07-2026, 12:46 WIB
Muhammadiyah Resmi Beli Katedral Bersejarah di Spanyol untuk Dijadikan Masjid
Kamis / 23-07-2026, 12:46 WIB
Belanja Produk Lokal Bisa Dongkrak Ekonomi 1,71%, Kemenperin Minta Impor Diganti Produksi Dalam Negeri
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Arus Dana ETF Bitcoin Berbalik Positif, Capai Rp1,36 Triliun dalam Sepekan
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Poco F9 Ultra, Poco F9 Pro, dan Vivo X500 Kantongi Sertifikasi, Segera Meluncur
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Matt Damon Alami Sakit Punggung saat Syuting 'The Odyssey', Gara-gara Sandal
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Prank Pernikahan Berujung Petaka, Pengantin dan Groomsmen Didenda Rp 607 Juta
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 23 Juli: Aquarius Keras Kepala, Gemini Cobalah Sabar
Kamis / 23-07-2026, 12:43 WIB
Spesifikasi DFSK E5 Plus: Konsumsi BBM Diklaim Tembus 83 Km Per Liter
Kamis / 23-07-2026, 12:42 WIB
Jerry Seinfeld Akui Hubungan Larry David dan Bill Maher Masih Renggang
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB
Atlanta United Hadapi Charlotte FC dalam Laga Rivalitas MLS
Kamis / 23-07-2026, 12:36 WIB







