IHSG Ambles 0,91 Persen ke Level 6.149 pada Sesi I Perdagangan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan, Selasa, 26 Maret 2026.
Laju indeks domestik dilaporkan merosot sebesar 56,67 poin atau anjlok 0,91 persen menuju level 6.149.
>>> Harga Emas Antam Naik Imbas Lonjakan Pasar Spot Global Hari Ini
Koreksi tajam ini dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik global dan gelombang aksi jual pada sejumlah saham blue chip.
Penurunan kinerja bursa domestik sejalan dengan kondisi pasar saham regional Asia yang mayoritas bergerak melemah.
Sentimen Global dan Domestik
Berdasarkan riset harian Pilarmas Investindo Sekuritas, eskalasi militer di Timur Tengah merusak prospek perdamaian global.
Kondisi ini memicu kekhawatiran baru di kalangan pelaku pasar modal.
Militer Amerika Serikat meluncurkan operasi ofensif di kawasan selatan Iran yang diklaim sebagai tindakan bertahan.
Padahal, hubungan diplomasi kedua negara sebelumnya dilaporkan membaik demi membuka kembali jalur perdagangan Selat Hormuz.
Dari sektor domestik, pelaku pasar menyoroti pengetatan kebijakan moneter Bank Indonesia yang mengerek suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen.
Langkah ini menjadi kenaikan pertama yang diambil bank sentral sejak Oktober tahun lalu.
Pemerintah juga mengambil kebijakan taktis dengan menunda restrukturisasi royalti serta bea ekspor.
>>> Studi NTU: Tumbler Reusable Baru Ramah Lingkungan Setelah 120 Kali Pakai
Langkah ini bertujuan memproteksi daya saing industri hilirisasi domestik di tengah penurunan permintaan global.
Rekomendasi Saham dan Data Perdagangan
Di tengah tekanan pasar, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan opsi beli untuk saham PT Petrosea Tbk.
Saham ini diproyeksikan memiliki area support pada level 3.480 dan batas resistance di level 4.250.
Data perdagangan mencatat volume transaksi mencapai 13,98 juta saham dengan nilai perputaran uang sebesar Rp 9,11 triliun.
Aktivitas perdagangan di bursa efek domestik ini dibukukan sebanyak 1,20 juta kali frekuensi transaksi.
Pergerakan saham pada paruh pertama ini didominasi oleh 415 saham yang harganya merosot.
Sementara itu, sebanyak 267 saham terpantau bergerak naik dan ada 277 saham lainnya stagnan tidak mengalami perubahan nilai.
Barisan saham yang menempati daftar penguatan terbesar (top gainers) pada paruh pertama ini meliputi MGNA, ARTA, NZIA, IKAN, dan WEHA.
>>> IHSG BEI Berbalik Melemah ke Level 6.149 pada Sesi I
Sebaliknya, jajaran saham yang anjlok paling dalam (top losers) diduduki oleh TALF, ASPR, MSIN, IFSG, dan BLTZ.
Update Terbaru
Hindari Makanan dan Minuman ini Usai Konsumsi Daging Kambing
Selasa / 26-05-2026, 14:13 WIB
Anang-Ashanty Bagikan Momen Jelang Wukuf di Arafah
Selasa / 26-05-2026, 14:09 WIB
Pemprov Sultra Raih Opini WTP ke-13 dari BPK RI
Selasa / 26-05-2026, 14:08 WIB
Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 18,9 Persen Menjadi Rp 18,1 Triliun
Selasa / 26-05-2026, 14:08 WIB
Sule Bantah Lempar Skrip ke Kru TV, Canda soal Sofa
Selasa / 26-05-2026, 14:08 WIB
Persib Bandung Tunjuk Bojan Hodak sebagai Penasihat Teknis
Selasa / 26-05-2026, 14:03 WIB
Puasa Arafah 2026 Diperkirakan Jatuh pada 26 Mei, Ini Keutamaannya
Selasa / 26-05-2026, 14:03 WIB
Maarten Paes Tepis Dua Penalti, Bawa Ajax Menang Drama Adu Tos
Selasa / 26-05-2026, 14:03 WIB
Profil Zimong TikToker Viral Usai Labrak Wanita Selingkuhan Suami: Umur, Agama dan Akun Instagram
Selasa / 26-05-2026, 14:02 WIB
Jadwal Operasional Bank BRI dan BSI saat Libur Idul Adha 2026
Selasa / 26-05-2026, 13:59 WIB
K-pop Raih Kemenangan Besar di AMA 2026, BTS Bawa Pulang Artist of the Year
Selasa / 26-05-2026, 13:59 WIB
Keindahan Sunset dari 28th Sky Beach Club The Trans Luxury Surabaya
Selasa / 26-05-2026, 13:59 WIB
Busa Deterjen Melimpah Ternyata Menghambat Proses Pencucian Pakaian
Selasa / 26-05-2026, 13:58 WIB
Pasar Mobil Bekas Mulai Diramaikan Chery Omoda C5 Tahun Muda
Selasa / 26-05-2026, 13:58 WIB






