Google memperkenalkan ekosistem kecerdasan buatan Gemini Intelligence dan merombak total mesin pencari Search dalam ajang tahunan Google I/O 2026.

Acara digelar di Mountain View, California, Amerika Serikat pada Selasa pagi, pertengahan Mei 2026.

>>> Telkom Group Optimalkan Layanan untuk Jemaah Haji 2026 di Arab Saudi

Teknologi baru ini menandai evolusi sistem operasi menjadi sistem kecerdasan yang terintegrasi langsung pada ponsel pintar Google Pixel 10 dan Samsung seri S26.

Tujuannya untuk mengotomatisasi tugas-tugas lintas aplikasi yang repetitif.

Perubahan terbesar pada Google Search dalam 25 tahun terakhir ini mengubah kotak pencarian ikonik menjadi platform berbasis kecerdasan buatan.

Platform ini interaktif, multimodal, dan personal dengan dukungan model Gemini 3.5 Flash.

Transformasi Google Search

Vice President of Search Google, Elizabeth Reid, menjelaskan bahwa tujuan utama mesin pencari tersebut tetap dipertahankan sejak awal dikembangkan.

"Tujuan Search selalu sederhana: membantu Anda bertanya apa saja yang ada di pikiran - dari fakta cepat hingga pertanyaan mendalam, kompleks, atau sangat spesifik yang sulit diungkapkan," ujar Reid dikutip blog Google.

Data internal Google menunjukkan bahwa dalam satu tahun sejak AI Mode diperkenalkan, jumlah pengguna aktif bulanan telah menembus satu miliar orang di seluruh dunia.

Volume pencarian terus berlipat ganda setiap kuartal.

"Pada kuartal terakhir, kami melihat total query Search mencapai level tertinggi sepanjang sejarah Google," kata Reid.

Pembaruan Google Search menghadirkan kotak pencarian cerdas yang otomatis melebar saat mendeteksi pertanyaan detail. Kotak pencarian juga mendukung masukan berupa gambar, video, berkas, hingga tab Chrome.

"Orang kini bertanya dengan cara yang lebih natural. Mereka tidak lagi sekadar mengetik keyword pendek," jelas Reid.