Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai berdampak pada harga laptop di Indonesia. Acer mengungkapkan harga produknya saat ini naik lebih dari 10 persen dibandingkan tahun lalu.

Consumer and Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia, Matius Tirtawirya, mengatakan hampir semua merek laptop impor terkena dampak fluktuasi kurs.

>>> 31 Kode Redeem FF Terbaru 22 Mei 2026: Amankan Final Shot Gerhana dan Skin SG2 Mengerikan

"Untuk dampak sih pasti ya, karena mau gimana pun ini produk impor," ujarnya di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, kenaikan harga sudah terasa sejak beberapa bulan terakhir.

"Kalau dibandingkan Desember tahun lalu kemudian di beberapa bulan belakangan ini bisa dilihat sebenarnya peningkatannya lebih dari 10 persen," jelas pria yang akrab disapa Mas Jon ini.

Ia menambahkan, kenaikan harga terjadi di semua merek dan semua platform e-commerce. "Apalagi platform memberikan harga lebih tinggi lagi," imbuhnya.

Strategi Acer Jaga Daya Saing

Meski harga naik, Acer tetap menjaga strategi agar produknya kompetitif di pasar Indonesia. Perusahaan fokus pada segmen harga favorit masyarakat, yaitu Rp8 juta hingga Rp10 juta.

"Kita lebih melihat daya beli orang yang strong.

Contoh misalkan market Indonesia besar di Rp8-10 juta, kita tetap harus punya SKU di situ," jelas Mas Jon.

>>> Rogbid Luncurkan Smartwatch Outdoor GeoX2 dengan Bodi Baja dan GPS Dual-Band

Ia menegaskan, Acer berkomitmen mempertahankan daya saing harga agar konsumen tidak beralih ke merek lain.

"Yang pasti adalah kita maintain dari sisi competitiveness harga di market sehingga konsumen Acer tetap bisa membeli Acer ke depannya," ujarnya.

Optimisme Momentum Back to School

Di tengah tekanan kurs rupiah, tren penjualan laptop Acer sejauh ini masih positif. Perusahaan berharap pemerintah dapat menjaga daya beli masyarakat agar pasar gadget tetap tumbuh.

"Tren penjualan dari kita so far masih oke.

Cuma kita terus berharap pemerintah Indonesia punya improvement sehingga daya beli masyarakat ini tidak menurun ke depannya," ungkap Mas Jon.

Acer optimistis momentum musim kembali ke sekolah akan mendongkrak penjualan. Perusahaan telah menyiapkan berbagai promo untuk menyambut momen tersebut.

>>> Apple Luncurkan MacBook Neo Rp10 Jutaan, Acer Indonesia Pantau Respons Pasar

"Sebentar lagi back to school, kemudian nanti kita juga ada promo-promo yang lebih menarik biar semua itu bisa sukses," tutupnya.