Google resmi meluncurkan agen AI pribadi bernama Gemini Spark dalam konferensi pengembang tahunan Google I/O 2026 yang digelar mulai Selasa, 19 Mei 2026 waktu Amerika Serikat.

Asisten virtual terbaru ini dirancang untuk mendampingi pengguna secara penuh selama 24 jam sehari melalui integrasi sistem operasi yang cerdas.

>>> Jennifer Coppen Beber Anak Jadi Alasan Utama Mau Nikah dengan Justin

Didukung Model Gemini 3.5

Pihak Google menjelaskan bahwa kehadiran Gemini Spark ditopang oleh model kecerdasan buatan Gemini 3.5 yang terhubung langsung dengan ekosistem Google Workspace.

Perusahaan menyebutnya sebagai "mitra aktif" yang mengubah Gemini dari sekadar asisten AI menjadi agen yang mampu melakukan tugas atas nama pengguna.

Sistem ini memiliki kemampuan otomatisasi untuk menyusun daftar agenda penting di Gmail serta merangkum pembaruan dari rangkaian pesan elektronik yang panjang.

Pengguna juga dapat memanfaatkan alat ini untuk mendeteksi biaya ekstra bulanan pada kartu kredit secara berkala dan otomatis.

Konektivitas Gemini Spark mencakup penyusunan laporan rapi di Google Docs berdasarkan catatan rapat dari obrolan, serta pembuatan draf pesan elektronik lanjutan.

Integrasi dengan Aplikasi Pihak Ketiga

Layanan agen kecerdasan buatan ini bersifat opsional, di mana pemilik akun memegang kendali penuh atas pengaturan aplikasi yang terintegrasi.

Selain terhubung dengan ekosistem internal Google, platform ini dapat dihubungkan dengan aplikasi pihak ketiga seperti Canva, Instagram, dan OpenTable.

Manajemen Google menjanjikan perluasan jangkauan koneksi ke lebih banyak aplikasi lain dalam waktu dekat.

>>> Iran Akan Tarik Biaya dari Perusahaan AS untuk Kabel Internet Bawah Laut

Distribusi Bertahap

Distribusi awal fitur ini akan menyasar sejumlah penguji, sebelum diperluas ke pengguna Google AI Ultra versi beta pada pekan depan.