Apple mengumumkan peluncuran rangkaian fitur aksesibilitas baru berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk perangkat iPhone, iPad, Mac, Apple TV, dan Vision Pro.

Pengumuman ini bertepatan dengan peringatan Global Accessibility Awareness Day.

>>> YouTube Luncurkan Fitur Anti-Deepfake untuk Lindungi Semua Kreator

Fitur-fitur tersebut ditenagai oleh Apple Intelligence yang memproses data langsung di perangkat (on-device) demi menjaga privasi pengguna.

Inovasi ini dirancang untuk membantu penyandang tunanetra, disabilitas fisik, gangguan penglihatan, dan disleksia.

Fitur Unggulan untuk Tunanetra dan Disabilitas Fisik

Pembaruan besar diterapkan pada fitur VoiceOver dan Pembesar (Magnifier). Keduanya kini mampu menjabarkan objek, kondisi lingkungan, dan dokumen visual secara mendetail melalui bantuan AI.

Pengguna tunanetra dapat memanfaatkan fitur Penjelajah Gambar untuk memindai foto atau tagihan. Tombol Action pada iPhone juga bisa digunakan untuk menanyakan objek di sekitar kamera secara langsung.

Fitur Kontrol Suara dibuat lebih natural sehingga pengguna dengan disabilitas fisik tidak perlu menghafal nama tombol. Mereka cukup menyebutkan konteks perintah di layar.

Subtitle otomatis berbasis AI juga dihadirkan untuk menayangkan teks pada semua jenis video. Tahap awal, fitur ini baru tersedia dalam bahasa Inggris untuk wilayah Amerika Serikat dan Kanada.

Inovasi untuk Vision Pro dan Mobilitas

Apple memanfaatkan pelacakan mata (eye tracking) pada headset mixed reality Vision Pro untuk mengendalikan kursi roda listrik.

>>> Meta Belum Beri Keterangan Resmi Terkait WhatsApp Web Down

Fitur ini dikembangkan bekerja sama dengan Tolt dan LUCI di Amerika Serikat.

Pendiri GeoALS Pat Dolan mengatakan opsi mengendalikan kursi roda listrik sendiri sangat bermanfaat baginya.

Apple juga meluncurkan Petunjuk Gerakan Kendaraan di visionOS untuk mereduksi mabuk perjalanan. Teks berukuran lebih besar di tvOS dan integrasi controller Sony Access turut dihadirkan.

Aksesori fisik MagSafe berupa Hikawa Grip & Stand untuk pengguna dengan keterbatasan motorik tangan mulai dijual secara global melalui Apple Store online.

Seluruh fitur baru dijadwalkan meluncur bertahap sepanjang tahun 2025 dengan dukungan bahasa yang masih terbatas.

CEO Apple Tim Cook menekankan bahwa komitmen terhadap aksesibilitas merupakan pilar utama yang tidak terpisahkan dari proses pembuatan setiap produk perusahaan.

"Pendekatan Apple terhadap aksesibilitas tidak seperti yang lain.

>>> Grab dan Gojek Hapus Program Langganan Hemat untuk Driver Ojol

Sekarang, dengan Apple Intelligence, kami menghadirkan kemampuan baru yang andal ke dalam fitur aksesibilitas kami sambil tetap mempertahankan komitmen dasar kami terhadap privasi," ujarnya.