Persaingan mobil keluarga elektrifikasi di Indonesia semakin memanas. BYD resmi memperkenalkan model plug-in hybrid pertamanya untuk pasar domestik, yaitu BYD M6 DM.

Kehadiran mobil ini langsung menjadi penantang bagi Wuling Darion PHEV. Wuling Darion PHEV sudah lebih dulu populer di segmen MPV elektrifikasi tanah air.

>>> Honda Alami Kerugian Besar untuk Pertama Kali dalam 70 Tahun

Kedua kendaraan sama-sama mengadopsi teknologi plug-in hybrid. Namun, keduanya membawa karakter yang berbeda.

Perbedaan Dimensi dan Desain

Wuling Darion PHEV mengusung dimensi bodi yang lebih besar. Mobil ini memiliki panjang 4.910 mm, lebar 1.870 mm, dan tinggi 1.770 mm.

Wuling juga membekali kendaraan ini dengan wheelbase 2.910 mm dan ground clearance 205 mm. Ukuran ini membuatnya terlihat kokoh sebagai mobil keluarga.

Sementara itu, BYD M6 DM hadir dengan ukuran yang lebih kompak.

Mobil ini memiliki panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm, wheelbase 2.800 mm, dan ground clearance sekitar 170 mm.

Dimensi Darion yang lebih besar diperkirakan memberikan ruang kabin yang lebih lapang. Keunggulan ini terasa bagi penumpang di baris kedua dan ketiga.

Akses keluar masuk kabin Darion juga lebih praktis berkat pintu geser elektrik. Sebaliknya, ukuran BYD M6 DM yang ringkas menguntungkan untuk mobilitas perkotaan.

Mobil kompak dari BYD ini lebih lincah saat bermanuver di jalanan padat. Pengemudi juga lebih mudah saat parkir atau melintasi jalur sempit.

Teknologi dan Efisiensi Bahan Bakar

BYD M6 DM mengandalkan sistem Dual Mode (DM) generasi terbaru. Sistem ini mengutamakan fungsi motor listrik sebagai penggerak utama.

Motor listrik bertindak sebagai penggerak utama dalam berbagai kondisi perjalanan. Mesin bensin bertugas menambah daya dan mengisi ulang baterai.