PT BYD Motor Indonesia merekomendasikan penggunaan bahan bakar bensin dengan nilai oktan (RON) 92 untuk kendaraan plug-in hybrid (PHEV) terbaru mereka, BYD M6 DM.

Head of Product PT BYD Motor Indonesia Bobby Bharata menegaskan bahwa mobil sudah secara default mencantumkan RON 92 pada spesifikasinya.

>>> Chery Ungkap Spesifikasi Mobil Listrik Urban Chery Q di Indonesia

"Secara mobilnya, itu RON 92 juga sudah bisa. Nanti juga di mobilnya, default-nya, ada tulisan RON 92," ungkap Bobby di Tangerang.

Dengan demikian, pemilik BYD M6 DM dapat menggunakan bahan bakar seperti Pertamax, Vivo Revvo 92, atau BP 92.

BYD M6 DM mengusung teknologi Dual Mode (DM) generasi terbaru yang menggabungkan keunggulan kendaraan listrik dan sistem hybrid.

Teknologi DM pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008 melalui model BYD F3 DM.

Sistem ini dirancang dengan pendekatan berbasis listrik untuk mengatasi kekhawatiran pengguna terkait jarak tempuh.

Berbeda dengan mobil konvensional, teknologi ini memprioritaskan motor listrik sebagai penggerak utama.

>>> BYD Resmi Perkenalkan MPV Hybrid M6 DM di Indonesia

Mesin bensin hanya berfungsi sebagai penyokong efisiensi dan penghasil daya listrik.

Pada lembar spesifikasi resmi, BYD M6 DM dibekali mesin 1.5L berdaya 72 kW (96,5 dk) dengan torsi 125 Nm.

Motor EHS 5.0 mampu berputar hingga 15.000 rpm.

Klaim konsumsi BBM rata-rata mencapai 65 kilometer per liter.

Teknologi DM yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008 melalui model BYD F3 DM ini dirancang menggunakan pendekatan berbasis listrik untuk menjawab kecemasan pengguna terkait jarak tempuh operasional.

>>> BYD M6 DM Berpotensi Jadi Mobil PHEV Termurah di Indonesia

Sistem penggerak BYD M6 DM sendiri memanfaatkan teknologi Dual Mode (DM) generasi terbaru yang memadukan keunggulan kendaraan listrik (EV) dan sistem hybrid.