Dampak Alat Damkar Depok Rusak, Sandi Butar-Butar Siap Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejaksaan
Tak hanya soal peralatan, Sandi juga menyoroti kesejahteraan pegawai honorer di Damkar Depok yang menurutnya masih jauh dari kata layak. Dari sekitar 200 personel yang bertugas di Damkar Kota Depok, sebagian besar—sekitar 160 orang—adalah tenaga honorer. Kondisi ini mencerminkan ketidakadilan dalam hal kesejahteraan bagi para pekerja yang berada di garis depan dalam menangani kebakaran dan situasi darurat lainnya.
Kasus ini mencuat ke publik setelah Sandi Butar Butar viral di media sosial. Ia membuat video konten "room tour" yang memperlihatkan kondisi fasilitas dan peralatan di tempat kerjanya. Dalam video tersebut, ia menunjukkan sejumlah alat penyelamatan dan mobil pemadam kebakaran yang rusak parah. Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan tersebut tentu memengaruhi kinerja timnya dalam menjalankan tugas membantu masyarakat.
Video yang diunggah Sandi langsung mendapat perhatian luas dari netizen. Banyak yang mempertanyakan kinerja Damkar Depok, terutama terkait dengan pengelolaan anggaran dan pemeliharaan fasilitas. Keberanian Sandi membuka kondisi tempat kerjanya ini diakui banyak pihak sebagai langkah yang berisiko, namun perlu dilakukan demi transparansi dan peningkatan layanan kepada masyarakat.
Sementara itu, kasus dugaan korupsi di Damkar Depok ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak Kejari Depok. Publik berharap agar kasus ini bisa diusut tuntas sehingga ada kejelasan terkait penggunaan anggaran di instansi tersebut, sekaligus perbaikan terhadap fasilitas yang ada. Terlebih lagi, isu kesejahteraan pegawai honorer juga perlu mendapat perhatian serius, mengingat mereka adalah ujung tombak dalam upaya penyelamatan jiwa dan harta benda saat terjadi kebakaran atau bencana lainnya.
Kasus ini juga menjadi sorotan karena menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas di institusi publik, terutama yang bertanggung jawab langsung dalam memberikan layanan darurat kepada masyarakat. Dugaan korupsi yang mencuat tidak hanya berdampak pada kepercayaan publik terhadap instansi terkait, tetapi juga pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat yang dilayani.
Baca juga: Prediksi & Jadwal Timnas Indonesia vs Australia WCQ 2026, Kapan dan Tayang Live di TV Mana?
Update Terbaru
BCA Digital dan Prodia Integrasikan Fitur Keuangan di Aplikasi Kesehatan
Rabu / 17-06-2026, 19:40 WIB
Empat Emiten BEI Siapkan Aksi Private Placement, PANI Paling Kredibel
Rabu / 17-06-2026, 19:40 WIB
BCA Digital dan Prodia Integrasikan Layanan Perbankan di Aplikasi Kesehatan
Rabu / 17-06-2026, 19:39 WIB
Artotel Group dan Perisai Psikologi Luncurkan Wisata Mental Mindhavana
Rabu / 17-06-2026, 19:37 WIB
Sutradara Teach You a Lesson Buka Suara soal Season 2
Rabu / 17-06-2026, 19:37 WIB
Hasil Seleksi Jalur Mandiri PNJ 2026 Resmi Diumumkan
Rabu / 17-06-2026, 19:36 WIB
Pakar IPB: Rayap Juga Incar Dokumen dan Pakaian, Bukan Hanya Kayu
Rabu / 17-06-2026, 19:36 WIB
Tranexamic Acid: Bahan Aktif untuk Mencerahkan Kulit dan Memudarkan Noda Hitam
Rabu / 17-06-2026, 19:36 WIB
Prabowo Subianto Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan
Rabu / 17-06-2026, 19:36 WIB
Sucor Asset Management Catat Pertumbuhan Dana Kelolaan Rp 47,22 Triliun pada Kuartal I 2026
Rabu / 17-06-2026, 19:36 WIB
Penemuan pada Gigi Hiu Ini Bisa Jadi Pertanda Buruk bagi Lautan
Rabu / 17-06-2026, 19:35 WIB
Jaime Alguersuari Prediksi Marc Marquez Pensiun dari MotoGP Tahun Depan
Rabu / 17-06-2026, 19:34 WIB
Laba Bersih ANTM Melonjak 61,9 Persen pada Kuartal I-2026
Rabu / 17-06-2026, 19:34 WIB
Enam Tunggal Indonesia Berlaga di Babak 32 Besar Macau Open 2026
Rabu / 17-06-2026, 19:33 WIB






