Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memanggil PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) terkait keluhan ribuan konsumen proyek Apartemen LRT City yang belum menerima unit.

Mediasi digelar di Wisma Mandiri 2, Jakarta, Jumat (24/7/2026), atas arahan Menteri PKP Maruarar Sirait. Pemerintah mengawal penyelesaian dengan mengedepankan perlindungan konsumen dan kepastian hukum.

>>> Pos Indonesia Terbitkan Prangko Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Berdasarkan data dalam forum mediasi, sekitar 2.400 konsumen belum menerima unit apartemen yang telah dibeli.

Sebagian besar dijanjikan serah terima pada 2023–2024, namun hingga pertengahan 2026 unit belum diserahkan, termasuk bagi yang sudah lunas atau masih mencicil KPA.

Pemerintah Fasilitasi Penyelesaian Transparan

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan pemerintah berperan sebagai fasilitator agar penyelesaian dilakukan secara transparan dan sesuai hukum.

“Saya ingin Kementerian PKP dapat memfasilitasi permasalahan ini secara transparan, komprehensif, dan tanpa kompromi dengan tetap berlandaskan hukum yang ditegakkan karena ini menyangkut kepentingan rakyat,” ujar Maruarar, dikutip Sabtu (25/7/2026).

Inspektur Jenderal Kementerian PKP Heri Jerman mengatakan mediasi merupakan tindak lanjut pengaduan masyarakat melalui BENAR-PKP.

Dalam mediasi terungkap perkembangan proyek.

Untuk LRT City Ciracas dan Tebet, struktur bangunan sudah topping off, namun pekerjaan interior dan fasilitas berhenti sejak setelah Lebaran 2025.

Proyek LRT City Cibubur belum memasuki pembangunan fisik dan lahannya masih kosong.

>>> MUI Desak Pemerintah Ubah Skema Zakat dan Pajak, Umat Islam Disebut Kena Double Tax

ADCP menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen. Keterlambatan dipengaruhi tekanan likuiditas, restrukturisasi internal, dan perubahan kepemimpinan.

Sebagai langkah awal, ADCP berkomitmen menyelesaikan proyek secara bertahap.

Perusahaan menawarkan skema pinjam pakai unit yang sudah selesai di proyek lain seperti Jatibening dan Sentul, atau opsi pindah ke unit setara bagi konsumen yang butuh hunian lebih cepat.