Menutup rekening ATM dan M-Banking secara permanen bisa menjadi langkah penting untuk mengelola keuangan dengan lebih baik.

Di tahun 2026, proses ini dapat dilakukan dengan mudah jika Anda mengikuti panduan yang tepat.

>>> Fakta Paling Menohok dari Laporan Laba Kuartal Kedua Tesla

Langkah pertama adalah memastikan saldo rekening sudah nol dan tidak ada transaksi tertunda. Anda juga perlu mencabut semua layanan autodebet yang terhubung ke rekening tersebut.

Prosedur Penutupan Rekening

Kunjungi kantor cabang bank penerbit rekening dengan membawa kartu ATM, buku tabungan, dan KTP asli. Sampaikan niat Anda untuk menutup rekening secara permanen kepada petugas customer service.

Petugas akan memverifikasi data diri dan memastikan tidak ada kewajiban yang belum diselesaikan. Setelah itu, Anda akan diminta menandatangani formulir penutupan rekening.

Untuk M-Banking, pastikan Anda telah menghapus aplikasi dari ponsel setelah rekening ditutup.

>>> Pendaftaran Ilmu Komputer Menurun di Tengah Bayang-Bayang AI

Beberapa bank juga menyediakan layanan penutupan melalui call center atau aplikasi, namun disarankan datang langsung ke bank untuk proses yang lebih pasti.

Setelah rekening resmi ditutup, Anda akan mendapatkan surat keterangan penutupan rekening. Simpan dokumen ini sebagai bukti jika diperlukan di kemudian hari.

Proses penutupan rekening umumnya tidak dikenakan biaya, namun pastikan Anda menanyakan hal ini kepada petugas bank.

>>> The Rings of Power Season 3 Akan Ungkap Alasan Hilangnya Celeborn Lewat Kilas Balik Galadriel

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menutup rekening ATM dan M-Banking secara permanen dengan efektif dan aman.