Legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, meyakini skuad Garuda memiliki peluang besar untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar Piala AFF 2026.

Indonesia telah enam kali menjadi runner-up di ajang tersebut, yakni pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

>>> Cara Cek PKH 2026 Lewat HP Secara Online, Ini Langkah Mudahnya

Menurut Bambang, optimisme itu didasari kehadiran pelatih anyar John Herdman yang membawa harapan baru.

"Tahun ini ada John (Herdman yang melatih timnas Indonesia), dengan materi yang cukup baik, dengan banyak pemain muda yang potensial dan memberikan harapan yang baru," kata Bambang dalam acara Trophy Tour ASEAN Hyundai Cup 2026 di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Bambang merupakan salah satu pemain yang merasakan langsung kegagalan di final Piala AFF 2002 dan 2010.

Meski demikian, ia menilai catatan enam kali tampil di partai puncak menunjukkan Indonesia memiliki kualitas untuk menjadi juara.

"Ini kan target kita. Jadi karena kita enggak pernah juara, ini jadi sebuah hal yang sudah di ujung banget," ujarnya.

>>> Wardah Hadirkan Colour Circuit, Kenalkan Makeup Berbasis Analisis Warna Personal

Bambang berharap skuad asuhan John Herdman mampu kembali membawa Indonesia ke final dan kali ini meraih trofi juara.

Ia juga meminta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada Herdman dan mendukung pemain yang dipanggil.

"Pemain yang dipanggil (memperkuat timnas Indonesia) berarti adalah yang terbaik menurut John. Kita harus sepakat," katanya.

Pada Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.

Skuad Garuda dijadwalkan mengawali perjuangan dengan menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026).

>>> Industri Geospasial RI Bidik Peluang dari Proyek ILASPP Senilai US$653 Juta

Pelatih John Herdman telah menetapkan 26 pemain untuk turnamen tersebut, termasuk Marselino Ferdinan, Thom Haye, Ivar Jenner, Ragnar Oratmangoen, Jens Raven, Egy Maulana Vikri, Jordi Amat, Sandy Walsh, Justin Hubner, Shayne Pattynama, dan Nadeo Argawinata.