Mantan Kepala PlayStation Ungkap Alasan Sony Tutup Japan Studio
Mantan presiden Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios, Shuhei Yoshida, mengungkapkan alasan di balik penutupan Japan Studio pada tahun 2021.
Dalam pidato utamanya di Computer Entertainment Developers Conference, Yoshida mengatakan bahwa game buatan Japan Studio tidak mampu mendorong penjualan konsol.
>>> Tsuya Tsuya Luncurkan Manga Spinoff Baru Akatsuki no Logos pada 18 Agustus
Japan Studio dikenal sebagai pengembang sejumlah game kreatif seperti Ape Escape, Shadow of the Colossus, Siren, LocoRoco, Patapon, Gravity Rush, dan Astro Bot.
Yoshida mengaku sering ditanya soal penutupan studio tersebut oleh para pemain di seluruh dunia.
"Pada saat itu, sebagai kepala pengembangan, saya khawatir dengan Toyama dan pengembang Jepang lainnya di Japan Studio," ujar Yoshida.
Ia menjelaskan bahwa meskipun game-game Japan Studio sangat kreatif, skala produksinya tidak besar.
Game AA yang cocok untuk PlayStation Vita perlahan ditinggalkan karena Sony beralih ke game AAA untuk PS4 dan PS5.
Penjualan game Japan Studio untuk Vita dan VR kalah jauh dibandingkan game-game besar PlayStation lainnya.
>>> Serial Live-Action Spooky in Love Dapat Adaptasi Webtoon
Sony kemudian memutuskan untuk fokus pada game AAA seperti God of War dan Uncharted yang lebih laris di pasaran.
"Sebagai perusahaan, PlayStation ingin mendorong penjualan perangkat keras dengan game seperti God of War dan Uncharted, karena itulah yang diminati," kata Yoshida.
Ia menambahkan bahwa sulit bagi Japan Studio untuk meluncurkan seri baru di konsol.
Yoshida mendorong para penggemar untuk terus mendukung pengembang yang dulu bekerja di Japan Studio.
Ia menyebutkan game Slitterhead karya Keiichiro Toyama dan Ratatan dari Hiroyuki Kotani sebagai contoh karya mantan staf Japan Studio.
>>> Intip The Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Garapan Balai Yasa Gubeng
Yoshida juga mengaku tidak tahu mengapa Bloodborne belum mendapatkan remaster atau rilis PC, menyebutnya sebagai misteri.
Update Terbaru
Son Dong Pyo Tinggalkan DSP Media Setelah Kontrak Berakhir Agustus 2026
Sabtu / 25-07-2026, 22:42 WIB
NOWZ Siap Comeback Agustus dengan Single Digital Baru "Achilles"
Sabtu / 25-07-2026, 22:42 WIB
Annie ALLDAY PROJECT Selesaikan Kuliah di Columbia, Tampil di KMA 2026
Sabtu / 25-07-2026, 22:42 WIB
Insentif Semester II 2026: Bea Impor LPG dan Suku Cadang Pesawat 0%
Sabtu / 25-07-2026, 22:41 WIB
Konser ifeye di Bangkok 2026 Dibatalkan Mendadak
Sabtu / 25-07-2026, 22:41 WIB
Batman: Caped Crusader Season 2 Hadirkan Matthew Needham sebagai Joker
Sabtu / 25-07-2026, 22:41 WIB
Santiago Ponzinibbio Kembali ke UFC Abu Dhabi Setelah Setahun Absen
Sabtu / 25-07-2026, 22:36 WIB
RFK Jr Ingin Habiskan Rp80 Triliun untuk Studi Vaksin-Autisme
Sabtu / 25-07-2026, 22:36 WIB
Game Seperti Clair Obscur, Balatro, dan Peak Jadi Obat 'Ketakutan' Industri Game
Sabtu / 25-07-2026, 22:36 WIB
Steve Erceg Hadapi Ramazanbek Temirov di UFC Fight Night 282 Abu Dhabi
Sabtu / 25-07-2026, 22:36 WIB
Samsung Resmi Luncurkan Galaxy Z Fold 8, Tantangan untuk Apple
Sabtu / 25-07-2026, 22:35 WIB
Carapaz Menang di Stage 20 Tour de France Usai Kuss Dua Kali Jatuh
Sabtu / 25-07-2026, 22:35 WIB
Abubakar Vagaev Debut di UFC Hadapi Saygid Izagakhmaev
Sabtu / 25-07-2026, 22:35 WIB
Trailer Lanterns Perkenalkan Penjahat Sinestro dan Kaitkan dengan Justice League
Sabtu / 25-07-2026, 22:31 WIB







