Pembalap Ekuador Richard Carapaz memenangi stage 20 Tour de France yang berat pada 25 Juli 2026.

Kemenangan ini terjadi setelah pemimpin balapan Sepp Kuss mengalami dua kali kecelakaan di tujuh kilometer terakhir menjelang finis di Alpe d'Huez.

>>> Abubakar Vagaev Debut di UFC Hadapi Saygid Izagakhmaev

Kuss sempat memimpin di rute pegunungan sepanjang 171 kilometer, tetapi kehilangan kendali dua kali di bagian akhir.

Carapaz memanfaatkan peluang itu untuk melewati pembalap Amerika tersebut.

Remco Evenepoel melancarkan serangan dari grup klasemen umum dan finis kedua di depan Kuss.

Pemimpin balapan Tadej Pogačar mengawal rekannya Isaac del Toro di tanjakan tinggi terakhir untuk memastikan kemenangan Del Toro di klasemen pembalap muda.

Pogačar mempertahankan keunggulan 6 menit 26 detik atas Evenepoel menjelang stage terakhir.

"Orang akan bicara bagaimana saya membantu Isaac naik podium, tapi pertama-tama dia membantu saya untuk mengendarai yellow jersey, dan sisanya tim," kata Pogačar.

>>> Trailer Lanterns Perkenalkan Penjahat Sinestro dan Kaitkan dengan Justice League

Pemegang yellow jersey itu menekankan kerja sama tim selama grand tour tiga pekan setelah stage berat di Pegunungan Alpen.

"Hari ini suatu kehormatan mengendarai untuk Isaac di satu setengah jam terakhir. Saya melakukannya dengan senang dan belajar betapa sulitnya mengendarai untuk orang lain.

Finish bersama adalah pencapaian yang tak terlupakan," ujarnya.

Mengenai sifat balapan yang tidak terduga, Pogačar mengatakan bahwa mengatasi kemalangan adalah kunci mempertahankan posisi puncak.

"Saya tampil sangat baik di Tour ini, begitu juga tim. Tapi ada nasib buruk bagi pesaing.

>>> Crunchyroll Streaming Episode Spesial Kamisama Kiss

Ini tiga pekan, banyak hal buruk bisa terjadi, dan kami berhasil melewatinya," tutup Pogačar.