>>> Lamine Yamal Ungkap Pesan Haru dari Messi Usai Final Piala Dunia 2026

Gunakan Target Barang Idaman sebagai Motivasi

Ia menyampaikan dalam membentuk kebiasaan menabung pada anak membutuhkan dorongan atau reward.

Budi menyarankan orang tua untuk menjadikan barang yang sangat diidamkan anak, seperti mainan sebagai target rencana tabungan mereka.

Jika tabungan sudah mencukupi, biarkan anak membelanjakan uangnya sesuai rencana awal. Hal ini akan memberikan kepuasan tersendiri dan membangun motivasi.

"Meskipun awalnya mungkin tujuan yang ingin dia raih dengan tabungannya adalah untuk hal yang konsumtif, namun perlahan ini nantinya bisa kita arahkan kepada tujuan keuangan yang lebih bermakna dan bermanfaat bagi dirinya," tutur Budi.

Tanamkan Konsep 'Kumpulkan Uang Sebelum Beli'

Perencana Keuangan Tatadana Consulting Tejasari menilai edukasi finansial di sekolah umumnya baru sebatas konsep menabung dasar, sedangkan topik investasi masih sangat jarang disentuh.

Padahal, mengenalkan pengelolaan uang sejak dini dapat membuka wawasan anak mengenai perencanaan hingga pemahaman risiko keuangan.

Untuk anak tingkat SD, Tejasari menekankan pentingnya menanamkan pemahaman bahwa barang yang harganya mahal tidak bisa didapatkan secara instan.

Anak harus paham bahwa ada proses mengumpulkan uang terlebih dahulu sebelum membeli sesuatu.

"Untuk SD, mulai diajarkan dengan konsep menabung, bahwa untuk membeli barang yang lebih mahal, kita perlu mengumpulkan uang dulu dan membeli barang sesuai dengan uang yang kita miliki," jelas Tejasari.

Terapkan Sistem Insentif (Matching Fund)

Untuk menjaga semangat anak agar tidak lekas bosan, Tejasari menyarankan orang tua memberikan insentif atau sistem matching fund saat anak berhasil menyisihkan uang sakunya.

Ia mencontohkan jika anak berhasil menabung sebesar Rp50 ribu dari uang jajan harian, orang tua dapat turut menambahkan nominal yang sama ke dalam tabungan tersebut.

>>> Squid Game: The Experience Hadir di Jakarta Akhir 2026

"Misalnya setiap mereka menabung Rp50 ribu dari uang jajannya, maka kita juga menambah sebesar Rp50 ribu. Pilihlah cara-cara yang menyenangkan sehingga anak-anak menjadi semangat untuk menabung," pungkas Tejasari.