DPR AS Setujui Waktu Musim Panas Permanen, Senat Menentang
"Tidak ada yang akan berubah selama musim panas," kata Mike Augustyniak, direktur meteorologi WCCO.
Augustyniak menjelaskan bahwa pagi musim dingin akan membawa matahari terbit yang sangat terlambat di negara bagian utara dibandingkan dengan jadwal waktu standar saat ini.
"Karena cara Bumi miring pada porosnya dan berputar mengelilingi matahari, semua orang di AS utara benar-benar akan merasakan dampak yang lebih besar dari ini daripada, katakanlah, orang-orang dari Florida, atau Texas atau California selatan," kata Augustyniak.
Preseden historis menunjukkan bahwa Kongres sebelumnya memberlakukan DST permanen pada tahun 1974 selama krisis energi, hanya untuk mencabutnya segera setelahnya karena reaksi publik atas pagi yang gelap.
"Dan semua orang berpikir itu mungkin ide yang bagus untuk melakukannya, sampai itu benar-benar terjadi," kata David Prerau, penulis dan peneliti waktu musim panas.
Prerau menunjukkan bahwa oposisi publik meningkat dengan cepat setelah orang tua menghadapi mengirim anak-anak ke halte bus sekolah dalam kegelapan total.
"Meskipun itu populer sebelum benar-benar dimulai, begitu dimulai, popularitasnya turun dengan sangat cepat," kata Prerau.
Catatan sejarah menunjukkan dukungan publik untuk undang-undang DST sepanjang tahun 1974 turun dari 79 persen menjadi 42 persen dalam waktu dua bulan sebelum Kongres mengembalikan waktu standar.
Prerau juga mengingat konflik waktu lokal sebelum Uniform Time Act tahun 1966, ketika kota-kota yang berdekatan menerapkan jadwal waktu yang berbeda secara independen.
"Ada waktu singkat, beberapa minggu, ketika St. Paul memiliki waktu musim panas dan Minneapolis tidak," kata Prerau.
>>> Jalur Serigala Sepanjang 3.500 Km Resmi Dibuka, Lewati 6 Negara Eropa
Presiden Trump telah mengindikasikan bahwa dia akan menandatangani undang-undang DST permanen jika Kongres mengesahkan RUU tersebut.
Update Terbaru
BEI Pantau Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diimbau Waspada
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
Pengamat dan DPR Kompak Dukung Pemangkasan BUMN, Dinilai Penting Selamatkan Bisnis Negara
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
iQOO Neo 11S Bocor: RAM, Penyimpanan, dan Pilihan Warna Sebelum Peluncuran Agustus
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Nah Kai Viral Jadi Model Video Klip Jennie BLACKPINK, Namanya Mirip Mantan
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Amazon PHK Karyawan Lagi, Divisi AGI Jadi Sasaran
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Galaxy Z Flip8 & Fold8 Ultra Jadi HP Samsung Pertama dengan Android 17
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Menhan Tinjau Proyek Mobil Nasional, Subang Disiapkan Jadi Basis Produksi EV
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Max Muncy Samai Rekor Home Run Ron Cey di Los Angeles Dodgers
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Modus Licik Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya: Rangkap 3 Jabatan, Pakan Satwa Dimark-up, Negara Rugi Rp10 Miliar!
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cunningham dan Griner Reuni Sebelum Fever Hadapi Sun
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cole Hauser dan Kelly Reilly Bicara Tantangan Kreatif di Dutton Ranch
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB
Dallas Wings Hadapi Portland Fire di Laga Reguler
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB
Pejabat Louisiana Desak Penyelidikan Usai Tuduhan terhadap Jaksa Agung Dibatalkan
Kamis / 23-07-2026, 11:35 WIB
BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Perluas Insentif Tarik Modal Asing
Kamis / 23-07-2026, 11:35 WIB







