DPR AS Setujui RUU Waktu Musim Panas Permanen
DPR Amerika Serikat mengesahkan Sunshine Protection Act pada 18 Juli 2026 dengan dukungan bipartisan 308-117 suara.
RUU ini bertujuan menjadikan daylight saving time (waktu musim panas) permanen di seluruh negeri.
>>> Cara Ikuti Kompetisi Video Pendek ASEAN-China 2026 dengan Mudah dan Cepat
Langkah selanjutnya, RUU akan dibahas di Senat untuk mendapatkan persetujuan.
Jika disahkan presiden, negara bagian yang saat ini menerapkan waktu standar sepanjang tahun, seperti Arizona dan Hawaii, tidak akan terpengaruh.
Namun, 18 negara bagian seperti Colorado yang sebelumnya memilih untuk menghentikan perubahan waktu akan beralih ke waktu musim panas permanen.
Dampak Kesehatan dan Keselamatan
Dorongan legislasi ini muncul setelah meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap perubahan waktu dua kali setahun.
Berbagai studi medis dan lalu lintas mengaitkan perubahan waktu dengan dampak buruk pada keselamatan dan kesehatan.
Studi University of Colorado tahun 2014 menghubungkan perubahan waktu dengan lebih dari 300 kematian akibat kecelakaan mobil, serangan jantung, dan stres selama sepuluh tahun.
>>> DJP Perketat Pengawasan Wajib Pajak dengan Teknologi dan Kunjungan Langsung
Penelitian University of Alabama at Birmingham tahun 2012 menunjukkan peningkatan 10 persen serangan jantung pada Senin dan Selasa setelah perubahan waktu musim semi.
Peneliti Finlandia juga menemukan lonjakan 8 persen risiko stroke pada hari-hari tersebut, terutama pada pasien kanker dan lansia di atas 65 tahun.
American Economics Journal memperkirakan biaya sosial tahunan akibat transisi waktu musim semi mencapai $275 juta.
Pro dan Kontra
Jajak pendapat tahun 2025 menunjukkan 56 persen warga AS mendukung waktu musim panas permanen, sementara 42 persen memilih waktu standar permanen.
American Academy of Sleep Medicine menentang waktu musim panas permanen karena dianggap tidak selaras dengan ritme sirkadian manusia.
Sekelompok senator bipartisan menolak RUU karena khawatir matahari terbit larut di musim dingin akan memaksa anak-anak berjalan ke sekolah dalam kegelapan total.
>>> Ramalan Zodiak 19 Juli: Taurus Lebih Peduli, Gemini Perlu Mengalah
Mereka merujuk pada penerapan waktu musim panas sementara tahun 1974 yang dicabut Kongres dalam setahun akibat keluhan publik.
Update Terbaru
Polemik Ijazah Jokowi: Roy Suryo Dilaporkan, Pengamat Sebut Ada Pengalihan Isu
Minggu / 19-07-2026, 11:49 WIB
Roy Suryo vs Jokowi: Ijazah Mantan Menteri Dinilai Tak Urgen Diperdebatkan
Minggu / 19-07-2026, 11:49 WIB
Pemerintah Tetapkan Tarif Rp5 Juta untuk Lepas Status WNI
Minggu / 19-07-2026, 11:49 WIB
Panduan Memilih Sepatu Kantor yang Nyaman dan Tetap Modis
Minggu / 19-07-2026, 11:46 WIB
Ramalan Zodiak 19 Juli: Leo Disarankan Evaluasi, Virgo Kendalikan Emosi
Minggu / 19-07-2026, 11:46 WIB
27 Koperasi Meriahkan Gen Coop RUN, dari Game hingga Robotik
Minggu / 19-07-2026, 11:46 WIB
Julio Rodriguez Bawa Mariners Kalahkan Giants Lewat Sacrifice Fly di Inning Kesepuluh
Minggu / 19-07-2026, 11:42 WIB
Jackpot Powerball Capai 526 Juta Dolar AS Setelah Tidak Ada Pemenang
Minggu / 19-07-2026, 11:42 WIB
Andrew dan Tristan Tate Ditangkap US Marshals Atas Permintaan Ekstradisi Inggris
Minggu / 19-07-2026, 11:42 WIB
Washington Nationals Hajar Oakland Athletics 23-4 di Laga Pembuka
Minggu / 19-07-2026, 11:40 WIB
Travis Bazzana Pukul Walk-Off Home Run, Guardians Kalahkan Pirates
Minggu / 19-07-2026, 11:40 WIB
Sheriff Kelly Martinez Dapat Penghargaan DEA atas Peran dalam Perang Melawan Fentanyl
Minggu / 19-07-2026, 11:40 WIB
Presiden Lebanon Kunjungi AS Bahas Gencatan Senjata dengan Israel
Minggu / 19-07-2026, 11:36 WIB
Cerita Messi Pimpin Argentina Hajar Spanyol 4-1
Minggu / 19-07-2026, 11:35 WIB







