Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Iran. Kali ini, target serangan Washington adalah Pulau Larak yang terletak di Selat Hormuz, selatan Iran.

Kantor berita Iran Tasnim melaporkan ledakan keras terdengar di Pulau Larak akibat serangan rudal pada Rabu (22/7) pukul 14.48 waktu setempat, dikutip dari Al Jazeera.

>>> Rangkap Tiga Jabatan, Modus Korupsi Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya

Penyelidikan telah dilakukan oleh pihak berwenang Iran untuk menentukan sejauh mana serangan itu terjadi, titik jatuhnya rudal, dan kemungkinan kerusakan yang ditimbulkan.

Pulau Larak merupakan satu dari sejumlah pulau yang terletak tepat di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia.

Serangan Balasan Iran

Sebelumnya, Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke pangkalan AS di Kuwait. Targetnya adalah depot amunisi dan logistik di Camp Doha, Kuwait bagian barat.

>>> Kapal Terbakar Saat Diperbaiki di Dermaga Muara Baru Jakarta Utara

Tasnim melaporkan militer Iran menggunakan "sejumlah besar drone serang" untuk menghantam depot amunisi dan peralatan logistik milik Angkatan Darat AS di Camp Doha.

Militer Iran menyatakan serangan itu sebagai respons atas "agresi berulang" Amerika Serikat.

"Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, dengan persatuan yang suci, siap memberikan respons tegas terhadap setiap konspirasi dan aksi provokatif baru dari musuh," demikian bunyi pernyataan tersebut.

>>> Hands-on Samsung Galaxy Z Flip 8: Lebih Tipis, Lebih Ringan, dan One UI 9 Makin Matang

Pernyataan itu juga menggambarkan Camp Doha sebagai pusat dukungan utama bagi personel dan peralatan militer Amerika Serikat di kawasan.