Perang sebelumnya pecah pada Juni 2025, saat pasukan AS dan Israel menyerang tiga fasilitas nuklir utama Iran.

Respons Iran

Iran tak gentar dengan ancaman Trump.

Pada Rabu (22/7), Teheran mengancam akan menyerang kepentingan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di seluruh Timur Tengah jika Washington berani menyerang fasilitas nuklirnya.

Menurut televisi pemerintah Iran, Markas Pusat Khatam Al Anbiya memperingatkan bahwa setiap serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran akan dianggap sebagai perluasan konflik regional.

>>> Bolehkah Facial saat Ada Jerawat? Ketahui Kondisi yang Perlu Dihindari

Badan militer yang mengoordinasikan angkatan bersenjata Iran pada masa perang itu menyatakan bahwa seluruh kepentingan Amerika Serikat serta sekutu-sekutunya di kawasan akan menjadi sasaran militer yang sah sebagai balasan.