Ciputra Life: KPR 40 Tahun Berpotensi Dongkrak Asuransi Jiwa Kredit
Rencana penerapan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan pembiayaan perumahan sekaligus membuka peluang bagi industri asuransi jiwa kredit.
Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso mengatakan kebijakan yang memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor pembiayaan perumahan beserta industri pendukungnya.
>>> Tiga Poros Mantan Presiden Bisa Guncang Pilpres 2029
"Kami menyambut baik setiap upaya pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah.
Hunian merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga kebijakan yang dapat meningkatkan akses pembiayaan tentu berpotensi memberikan manfaat yang luas bagi perekonomian maupun kesejahteraan masyarakat," ujar Hengky kepada Warta Ekonomi, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, dari perspektif industri asuransi jiwa, khususnya asuransi jiwa kredit, tenor pembiayaan yang lebih panjang akan semakin memperkuat peran asuransi sebagai instrumen mitigasi risiko.
"Dari perspektif industri asuransi jiwa, khususnya Asuransi Jiwa Kredit, tenor pembiayaan yang lebih panjang akan semakin menegaskan pentingnya keberadaan perlindungan asuransi sebagai instrumen mitigasi risiko, baik bagi debitur, keluarga, maupun pihak bank atau lembaga pembiayaan," katanya.
Ia menjelaskan, asuransi jiwa kredit memberikan kepastian bahwa apabila debitur mengalami risiko sesuai ketentuan polis, kewajiban kredit dapat diselesaikan sehingga tidak menjadi beban bagi ahli waris.
Perlindungan tersebut juga membantu menjaga kualitas aset perbankan maupun lembaga pembiayaan.
Meski melihat peluang pertumbuhan, Hengky mengatakan Ciputra Life masih menunggu kejelasan aturan dan skema implementasi KPR tenor 40 tahun sebelum menghitung potensi kontribusinya terhadap kinerja perusahaan.
>>> Kurangi Impor Bensin, Pemerintah Mulai Siapkan Mandatori Etanol E10 Menuju E20
Menurutnya, prospek bisnis akan sangat bergantung pada desain kebijakan, tingkat adopsi masyarakat, pertumbuhan penyaluran KPR, serta kondisi ekonomi secara keseluruhan.
"Yang dapat kami sampaikan, apabila implementasinya berjalan dengan baik, kebijakan ini berpotensi menciptakan peluang pertumbuhan kredit terutama kredit KPR serta pertumbuhan asuransi jiwa kredit," ujarnya.
Ke depan, Ciputra Life menyatakan akan menyesuaikan produk dan implementasi bisnis sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah dan regulator.
Sementara itu, Pengamat Asuransi Wahyudin Rahman memperkirakan dampak kebijakan tersebut terhadap pertumbuhan premi industri asuransi jiwa masih relatif terbatas.
Menurutnya, kenaikan premi diperkirakan hanya berada pada kisaran 1-2% secara tahunan.
"Secara umum mendorong namun tidak terlalu signifikan. Asumsi pertumbuhan 1-2% year on year.
>>> Isuzu Produksi 300.000 Unit Kendaraan di Karawang dalam Satu Dekade
Hal ini karena pencadangan dan metode pencatatan sesuai PSAK 117," kata Wahyudin.
Update Terbaru
Putra Claude Lemieux Ungkap Legenda NHL Kambuh Kecanduan Seks
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Pedri Pangkas Libur demi Latihan Mandiri di Canary
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Volkswagen Diam-diam Kembangkan Prototipe SUV Amarok, Mimpi yang Belum Padam
Rabu / 22-07-2026, 03:15 WIB
Atlet Wushu Samuel Marbun Targetkan Emas di Asian Games 2026
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Saan Mustofa: Garda Pemuda Kunci NasDem Tembus 3 Besar Pemilu 2029
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
5 Tips Memilih Eyeliner yang Tepat untuk Pemula: Gampang Dipakai, Hasil Rapi
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
5 Merek Sepatu Lokal Pria Terbaik untuk Gaya Kasual Pekerja Muda
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Biaya Lepas WNI Naik, Menkum Sebut Minat Warga yang Ingin 'Lepas' Tetap Banyak
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Manuver Trump Mulai Berhasil, Iran Ketar-ketir Hadapi Dampak Perang dengan Amerika
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Skandal Piala Dunia Makin Panas, Gianni Infantino Dituntut Mundur dari FIFA
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
AS Siap Respons Ancaman Houthi Blokade Laut Merah, Perang Iran Memanas
Rabu / 22-07-2026, 03:14 WIB
Iklan Kylie Jenner untuk Kacamata Meta Diubah Jadi Peringatan Pengawasan
Rabu / 22-07-2026, 02:49 WIB







