Mengapa 25 Developer Indie Menolak Generative AI: "It Creates Lesser Games"
Generative AI digadang-gadang akan merevolusi pengembangan game, membuatnya lebih efisien dan murah. Namun, saat berbicara dengan lebih dari 25 developer indie, penolakan terhadap teknologi ini sangat kuat.
Mereka melihat AI generatif sebagai ancaman reputasi, jebakan bagi developer junior, risiko hukum yang tidak terjangkau, atau sekadar tidak praktis.
>>> Penembakan di Asheville Tewaskan Dua Orang, Tujuh Luka-Luka
Dua developer bahkan menjawab "fuck that shit" saat ditanya pendapat mereka tentang AI.
Proses Kreatif Lebih Penting dari Hasil Instan
Eric Berger dan Bradley Boothe dari Freshly Baked Games, pembuat Queen's Domain, menegaskan bahwa AI kontraproduktif. "Membuat sesuatu adalah intinya, kenapa kamu tidak mau?"
ujar Boothe.
Berger menambahkan, "Saya tidak peduli jika itu dibuat mesin dan dipoles sempurna. Saya lebih suka melihat kecerdasan dan ekspresi manusia."
Ia percaya AI tidak seharusnya digunakan dalam ranah artistik, termasuk coding.
Boothe menekankan, "AI menghentikanmu membangun keterampilan penting dan memahami sesuatu. Mesin memberitahumu apa yang harus dilakukan.
Kamu tidak akan belajar apa pun."
Sam Webster dan Toby Dixon dari Morsels membandingkan game indie dengan "bake sale". Menggunakan AI dapat mengurangi kesan buatan sendiri.
Dixon menekankan bahwa duduk dan mengerjakan karya kreatif dengan penuh cinta adalah bahan tak terlihat yang tidak bisa ditiru AI.
AI Menghilangkan Jiwa dan Peluang Belajar
Strange Scaffold memiliki kebijakan anti-AI yang ketat. Produser Manda Farough mengatakan, "Kami sangat percaya pada kekuatan developer manusia dan membiarkan seniman menjadi seniman."
Farough menegaskan, "Menggunakan gen AI untuk menghilangkan elemen manusia terpenting menciptakan game yang lebih rendah. Itu bukan lagi seni, bukan ekspresi jiwa manusia."
Update Terbaru
Cek BLT Online Pakai NIK KTP, Begini Cara Mengetahui Status Penerima Bantuan
Senin / 20-07-2026, 19:24 WIB
Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Beroperasi Hingga Akhir 2026
Senin / 20-07-2026, 19:23 WIB
Zulhas Targetkan Perpres Penyaluran Subsidi Lewat Kopdes Rampung Satu Bulan
Senin / 20-07-2026, 19:23 WIB
DJP Klarifikasi Libatkan TNI-Polri Awasi Wajib Pajak: Hanya Pendampingan
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Tim Pelatih Ungkap Masalah Timnas Voli Indonesia Usai Dikalahkan Kamboja
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Bentrokan Suporter Argentina dengan Polisi Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Polri Bantah Tangkap Abdul Karim Aktivis Palestina: Buronan Siprus
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Dua Alasan Persib Rekrut Mariano Peralta dari Borneo FC
Senin / 20-07-2026, 19:17 WIB
Keir Starmer Resmi Mundur dari PM Inggris Usai Temui Raja Charles
Senin / 20-07-2026, 19:17 WIB
Melania Trump Muncul di Final Piala Dunia 2026, Netizen Sebut 'Melania Palsu'
Senin / 20-07-2026, 19:17 WIB
Profil Mary Jo Shannon Nenek Kardashian-Jenner yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan Akun Instagram
Senin / 20-07-2026, 19:17 WIB
Gurcan Anaknya Siapa? Inilah Biodata Suami Bebby Siseido Anak Harsiwi Achmad, Benarkah Bukan Orang Sembarangan?
Senin / 20-07-2026, 19:16 WIB
Polisi Ungkap Pengacara Tewas Diduga Lompat Bukan Penghuni Apartemen
Senin / 20-07-2026, 19:15 WIB







