Dua orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka dalam sebuah insiden penembakan massal yang terjadi di Biltmore Avenue, Asheville, Carolina Utara, pada Minggu dini hari, 19 Juli 2026.

Kepolisian Asheville menerima laporan adanya tembakan di blok 250 kawasan tersebut sekitar pukul 02.20 waktu setempat.

>>> Kongres AS Hadapi Krisis Polarisasi dan Kapasitas Institusional

Petugas pemadam kebakaran, tim medis, dan polisi yang tiba di lokasi segera memberikan pertolongan pertama. Namun, dua korban meninggal dunia di tempat.

Tujuh korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Mission untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga saat ini, belum ada informasi terbaru mengenai kondisi mereka.

Kepala Polisi Asheville Rick Rice mengonfirmasi jumlah korban tewas dan luka-luka setelah kejadian tersebut.

Penyidik dan teknisi forensik menutup area yang luas di TKP, mulai dari Biltmore Avenue dekat Short Coxe Avenue hingga Southside Avenue, untuk mengumpulkan selongsong peluru dan barang bukti lainnya.

>>> HBO Max Rilis Spin-Off Big Bang Theory: Stuart Fails to Save the Universe

Sejumlah kendaraan terlihat rusak akibat tembakan, dan perlengkapan medis masih berserakan di jalan.

Bukti awal menunjukkan bahwa penembakan ini mungkin terkait dengan insiden kekerasan bersenjata sebelumnya.

Seorang saksi mata mengatakan kepada 828newsNOW bahwa seorang kerabatnya tewas dalam apa yang mereka sebut sebagai penembakan dari kendaraan yang melaju.

>>> Gubernur Minnesota Teken UU Izin Sajikan Alkohol di Panti Jompo

Jalan-jalan di sekitar lokasi kini telah dibuka kembali. Kepolisian Asheville terus melakukan penyelidikan dan meminta siapa pun yang memiliki informasi untuk memberikan keterangan.