Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara ke Iran untuk malam kedelapan berturut-turut pada Minggu (19/7).

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan serangan terbaru itu dilakukan untuk menghukum dengan cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

>>> Mengapa Bahasa Navajo Dianggap Paling Sulit di Dunia

Serangan ini merupakan buntut dari serangan rudal dan drone Iran di sebuah pangkalan militer AS di Yordania.

>>> Presiden Macron Nonton Konser BTS Sambil Pegang Army Bomb di Paris

Amerika Serikat menyatakan serangan tersebut menewaskan dua personel militernya dan melukai empat lainnya.

>>> Cara Cepat Tarik Saldo Dana 1.600 Rupiah dari Aplikasi Penghasil Uang Terbaru 2026

CENTCOM juga menyebut serangan tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran mengancam jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.