Klaim Baru: Mojtaba Khamenei Disebut Tak Berada di Iran
Sebuah sumber dari Israel mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, saat ini tidak lagi berada di wilayah Iran.
Klaim tersebut disampaikan kepada media Saudi Al-Hadath, namun tanpa menyebut lokasi keberadaan Mojtaba.
>>> Pemerintah Siapkan National AI Roadmap, Airlangga Targetkan Indonesia Jadi Pusat AI Dunia
Dikutip dari The Times of Israel, sumber itu juga mengeklaim seluruh pernyataan tertulis yang selama ini dikaitkan dengan Mojtaba sebenarnya disusun oleh Kepala Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Ahmad Vahidi, bersama sejumlah anggota IRGC lainnya.
Selain itu, sumber Israel tersebut menyebut adanya perpecahan serius di internal Iran yang dinilai mengancam keberlangsungan IRGC.
"Perpecahan internal Iran sangat mendalam dan mengancam keberadaan Korps Garda Revolusi Islam," demikian pernyataan sumber tersebut.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran terkait informasi tersebut.
Mojtaba Khamenei diangkat menjadi Pemimpin Tertinggi Iran setelah ayahnya, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.
Sejak menjabat, Mojtaba belum pernah tampil secara langsung di hadapan publik. Seluruh komunikasi resmi yang dikaitkan dengannya hanya disampaikan melalui pernyataan tertulis.
>>> KPK Malaysia Usut Kerugian Investasi Dana Pensiun di eFishery
Sebelumnya, CBS News melaporkan dengan mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat bahwa Mojtaba berada di lokasi rahasia dengan akses yang sangat terbatas.
Komunikasi dengannya hanya dapat dilakukan melalui jaringan kurir.
Laporan itu menyebut terganggunya jalur komunikasi di pemerintahan Iran menjadi salah satu penyebab lambatnya pembahasan peluang kesepakatan dengan Amerika Serikat.
CBS News juga melaporkan Mojtaba mengalami luka serius pada awal pecahnya perang, namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran.
Laporan lain dari The New York Times menyebut Mojtaba sempat ingin menghadiri pemakaman ayahnya di Mashhad pada 9 Juli 2026.
>>> Striker Spanyol Borja Iglesias Bercanda Takut Dipenjara Jika Tolak Jabat Tangan Trump
Namun, aparat keamanan Iran melarangnya hadir karena khawatir kemunculannya dapat dimanfaatkan Israel untuk melacak lokasi persembunyiannya atau melakukan upaya pembunuhan.
Update Terbaru
Paten Nintendo untuk Menangkap Monster Layar Sentuh Ditolak, Apa Dampaknya bagi Palworld?
Senin / 20-07-2026, 18:09 WIB
Terapi Samarium Bantu Pasien Kurangi Nyeri Tulang Akibat Kanker
Senin / 20-07-2026, 18:09 WIB
Realisasi Anggaran Kemenkes 2025 Terendah dalam 5 Tahun, Ini Penyebabnya
Senin / 20-07-2026, 18:09 WIB
Momen BTS hingga Justin Bieber Tampil di Final Piala Dunia 2026
Senin / 20-07-2026, 18:08 WIB
4 Produk Skincare Nacific untuk Samarkan Noda Hitam dan Cerahkan Wajah Kusam
Senin / 20-07-2026, 18:08 WIB
7 Parfum Aroma Floral untuk Acara Formal, dari Lokal hingga High End
Senin / 20-07-2026, 18:08 WIB
5 Perbedaan Jam Tangan Quartz dan Automatic, Baiknya Pilih yang Mana?
Senin / 20-07-2026, 18:08 WIB
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 21 Juli 2026 ada D'Academy 8 Kembali jadi Juara
Senin / 20-07-2026, 18:00 WIB
Palworld Hampir Capai 1 Juta Pemain Bersamaan di Steam, Pimpinan Pocketpair Sebut 'Life-Changing'
Senin / 20-07-2026, 17:47 WIB
Todd Howard Puji Tim Teknis Elder Scrolls 6 dan Fallout 5, Penggemar Ragu dengan Creation Engine 3
Senin / 20-07-2026, 17:47 WIB
Andy Burnham Resmi Menjadi Perdana Menteri Inggris
Senin / 20-07-2026, 17:47 WIB
Andy Burnham Resmi Menjabat Perdana Menteri Inggris
Senin / 20-07-2026, 17:45 WIB
Apple Siapkan Peluncuran iPhone 18 Pro dengan Kamera Variable Aperture dan AI Canggih
Senin / 20-07-2026, 17:45 WIB
Andy Burnham Resmi Menjadi Perdana Menteri Inggris
Senin / 20-07-2026, 17:44 WIB







