Terapi Samarium Bantu Pasien Kurangi Nyeri Tulang Akibat Kanker
Nyeri tulang akibat penyebaran kanker ke tulang menjadi keluhan berat bagi pasien. Terapi Samarium hadir sebagai metode pengobatan yang mampu menjangkau area tulang terdampak dan meringankan nyeri.
Meski masih jarang terdengar, terapi ini tersedia di Indonesia, khususnya di Jakarta. Pasien kanker dapat mengaksesnya untuk meningkatkan kualitas hidup.
>>> Realisasi Anggaran Kemenkes 2025 Terendah dalam 5 Tahun, Ini Penyebabnya
dr. Lim Andreas, Sp. KN dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan, Terapi Samarium adalah prosedur Kedokteran Nuklir.
Terapi ini digunakan pada kanker payudara, prostat, paru, dan jenis kanker lain yang telah menyebar ke tulang.
"Terapi ini menggunakan zat radiofarmaka Samarium-153 EDTMP yang disuntikkan ke pembuluh darah.
Zat ini berkumpul pada bagian tulang yang terdampak kanker dan dapat menjangkau beberapa lokasi metastasis secara bersamaan tanpa mengganggu jaringan sehat," ujar dr. Lim dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2026).
Sebelum menjalani terapi, dokter perlu mengevaluasi kondisi pasien secara menyeluruh. Evaluasi bertujuan mengidentifikasi jenis kanker dan lokasi penyebaran pada tulang dengan bantuan SPECT-CT Scan.
Ketersediaan layanan menjadi faktor penting.
>>> 4 Produk Skincare Nacific untuk Samarkan Noda Hitam dan Cerahkan Wajah Kusam
Saat ini, Terapi Samarium belum banyak tersedia di rumah sakit di Indonesia, sehingga sebagian pasien harus mencari layanan ke luar negeri.
Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjadi salah satu rumah sakit yang menghadirkan Terapi Samarium.
Layanan ini didukung PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan dengan kemampuan whole-body imaging, hasil pencitraan lebih tajam, waktu pemeriksaan lebih cepat, dan alur lebih terarah.
Fasilitas ini masih tergolong terbatas di Indonesia, kurang dari 10 rumah sakit. Kehadirannya menjadi alternatif penting bagi pasien yang sebelumnya harus mencari layanan serupa ke luar negeri.
Layanan PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan terintegrasi dengan Oncology Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Pendekatan Comprehensive Cancer Care ini didukung tim dokter multidisiplin, Tumor Board, dan Patient Navigator.
>>> 7 Parfum Aroma Floral untuk Acara Formal, dari Lokal hingga High End
Pasien dapat menjadwalkan konsultasi dengan dokter spesialis onkologi dan kedokteran nuklir di Mayapada Hospital melalui call center 150770 atau aplikasi MyCare.
Update Terbaru
Rekrutmen hingga Prediksi Karyawan Resign Kini Otomatis Berkat AI HR
Selasa / 21-07-2026, 09:21 WIB
Xiaomi 18 Series Dikabarkan Meluncur Lebih Cepat, Model Pro Max Gantikan Ultra
Selasa / 21-07-2026, 09:21 WIB
Daftar 6 Negara yang Otomatis Lolos ke Piala Dunia 2030
Selasa / 21-07-2026, 09:19 WIB
Hakim Perintahkan Merger Paramount dan Warner Bros Ditunda 14 Hari
Selasa / 21-07-2026, 09:19 WIB
4 Jam Tangan Casio Paling Laris: Stylish, Anti Air, dan Awet
Selasa / 21-07-2026, 09:19 WIB
Windows 11 Diam-diam Instal Aplikasi dan Iklan di Monitor LG
Selasa / 21-07-2026, 09:15 WIB
Tidak Semua PC Dapat Update Windows 11 26H2 dengan Cara yang Sama
Selasa / 21-07-2026, 09:15 WIB
Todd Howard Akui Sering 'Lurking' di Reddit untuk Cari Ide Game
Selasa / 21-07-2026, 09:08 WIB
Fans Kecewa dengan Episode 5 House of the Dragon Season 3, Khawatirkan Pacing
Selasa / 21-07-2026, 09:08 WIB
Esmerlyn Valdez Cetak Home Run ke-12, Bantu Pittsburgh Menang
Selasa / 21-07-2026, 09:07 WIB
DWTS The Next Pro Episode 2 Tayang 20 Juli di ABC
Selasa / 21-07-2026, 09:07 WIB
Milwaukee Resmikan Mural Peringati 50 Tahun Homerun Terakhir Hank Aaron
Selasa / 21-07-2026, 09:07 WIB
Red Sox Hadapi Deadline Perdagangan di Tengah Cedera Pemain
Selasa / 21-07-2026, 09:07 WIB
Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia
Selasa / 21-07-2026, 09:04 WIB







