Transformasi digital mengubah peran divisi Human Resources (HR) dari sekadar administrasi menjadi mitra strategis bisnis.

HR kini dituntut mampu membaca tren tenaga kerja, menjaga produktivitas, dan mengantisipasi risiko kehilangan talenta terbaik.

>>> Xiaomi 18 Series Dikabarkan Meluncur Lebih Cepat, Model Pro Max Gantikan Ultra

Mekari Talenta, solusi Human Capital Management (HCM) berbasis cloud dari ekosistem Mekari, memperluas kemampuan kecerdasan buatan (AI) melalui Mekari Airene.

Langkah ini mengotomatisasi berbagai proses HR, mulai dari rekrutmen, absensi, payroll, hingga analisis risiko turnover.

Adopsi AI di Indonesia terus meningkat.

Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, 69 persen pekerja Indonesia telah menggunakan AI untuk mendukung pekerjaannya dalam setahun terakhir.

Angka ini lebih tinggi dari rata-rata global sebesar 54 persen.

Namun, penggunaan AI generatif secara harian masih rendah, hanya 16 persen. Hal ini menunjukkan ruang besar untuk optimalisasi teknologi di lingkungan kerja.

Gartner dalam laporan Hype Cycle for AI in Human Resources 2025 mencatat bahwa sebagian besar inovasi AI di bidang HR masih pada tahap awal pengembangan.

Perusahaan disarankan memprioritaskan implementasi solusi AI yang matang, khususnya pada rekrutmen dan manajemen talenta.

>>> Oppo Find X10 Series Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra

Fitur AI untuk HR yang Lebih Efisien

Mekari menghadirkan berbagai fitur AI yang tertanam dalam alur kerja HR sehari-hari.

Salah satunya adalah Mekari Airene HR Copilot, asisten AI yang mampu menjawab pertanyaan HR dalam bahasa Indonesia dengan menyajikan data, visualisasi, dan rekomendasi secara instan.

Pertanyaan seperti cabang dengan total kompensasi tertinggi atau departemen dengan lembur terbanyak dapat dijawab dalam hitungan detik tanpa laporan manual.