Paten Nintendo untuk Menangkap Monster Layar Sentuh Ditolak, Apa Dampaknya bagi Palworld?
Nintendo kembali mengalami kemunduran dalam upaya mengamankan paten berbasis layar sentuh untuk menangkap monster di Jepang. Kantor Paten Jepang (JPO) secara resmi menolak permohonan tersebut.
Keputusan ini muncul di tengah sengketa hukum Nintendo dengan Pocketpair, pengembang Palworld.
>>> Terapi Samarium Bantu Pasien Kurangi Nyeri Tulang Akibat Kanker
Meski permohonan yang ditolak bukan bagian dari gugatan saat ini, paten tersebut masih satu keluarga dengan paten yang coba ditegakkan Nintendo terhadap Pocketpair.
Analis paten Florian Mueller melaporkan bahwa penolakan ini mengakhiri proses pemeriksaan standar untuk permohonan tersebut.
Nintendo kini memiliki waktu tiga bulan untuk mengajukan banding, mengajukan permohonan divisi yang lebih sempit, atau meninggalkan permohonan sama sekali.
Pertimbangan JPO dan Dampaknya
Salah satu aspek penting dalam putusan ini adalah perlakuan JPO terhadap prior art.
Nintendo berargumen bahwa cuplikan gameplay dari proyek penggemar Pokémon Generations tidak memenuhi syarat karena diduga melanggar hak cipta Pokémon.
Pemeriksa paten tidak setuju dan menyimpulkan bahwa masalah hak cipta tidak memengaruhi apakah materi yang tersedia untuk umum dapat dianggap sebagai prior art.
Hal ini berlaku saat menilai kebaruan dan langkah inventif berdasarkan hukum paten.
Paten yang ditolak mencakup mekanisme gameplay berbasis layar sentuh, termasuk pergerakan pemain, penggunaan item tangkap, memanggil makhluk, memberi perintah, dan menangkap monster baik selama maupun di luar pertempuran.
Pengamat industri, termasuk Games Fray, menyarankan bahwa permohonan ini bisa relevan jika Nintendo mencari perlindungan lebih luas atas game seluler penangkap monster di masa depan.
>>> Realisasi Anggaran Kemenkes 2025 Terendah dalam 5 Tahun, Ini Penyebabnya
Hal ini termasuk potensi rilis Palworld Mobile.
Update Terbaru
Rekrutmen hingga Prediksi Karyawan Resign Kini Otomatis Berkat AI HR
Selasa / 21-07-2026, 09:21 WIB
Xiaomi 18 Series Dikabarkan Meluncur Lebih Cepat, Model Pro Max Gantikan Ultra
Selasa / 21-07-2026, 09:21 WIB
Daftar 6 Negara yang Otomatis Lolos ke Piala Dunia 2030
Selasa / 21-07-2026, 09:19 WIB
Hakim Perintahkan Merger Paramount dan Warner Bros Ditunda 14 Hari
Selasa / 21-07-2026, 09:19 WIB
4 Jam Tangan Casio Paling Laris: Stylish, Anti Air, dan Awet
Selasa / 21-07-2026, 09:19 WIB
Windows 11 Diam-diam Instal Aplikasi dan Iklan di Monitor LG
Selasa / 21-07-2026, 09:15 WIB
Tidak Semua PC Dapat Update Windows 11 26H2 dengan Cara yang Sama
Selasa / 21-07-2026, 09:15 WIB
Todd Howard Akui Sering 'Lurking' di Reddit untuk Cari Ide Game
Selasa / 21-07-2026, 09:08 WIB
Fans Kecewa dengan Episode 5 House of the Dragon Season 3, Khawatirkan Pacing
Selasa / 21-07-2026, 09:08 WIB
Esmerlyn Valdez Cetak Home Run ke-12, Bantu Pittsburgh Menang
Selasa / 21-07-2026, 09:07 WIB
DWTS The Next Pro Episode 2 Tayang 20 Juli di ABC
Selasa / 21-07-2026, 09:07 WIB
Milwaukee Resmikan Mural Peringati 50 Tahun Homerun Terakhir Hank Aaron
Selasa / 21-07-2026, 09:07 WIB
Red Sox Hadapi Deadline Perdagangan di Tengah Cedera Pemain
Selasa / 21-07-2026, 09:07 WIB
Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia
Selasa / 21-07-2026, 09:04 WIB







