Tentara Iran mengumumkan pada Minggu (19/7) bahwa mereka menargetkan dua pangkalan Amerika Serikat di Kuwait dengan drone.

Serangan itu menghantam gudang amunisi di Camp Udairi serta radar Patriot dan sistem pengawasan udara di Pangkalan Udara Ali Al Salem.

>>> Telapak Kaki Anjing Bisa Ungkap Masalah Kesehatan, Ini Cara Membacanya

Langkah ini merupakan respons atas serangan AS yang semakin intensif selama lebih dari seminggu, termasuk serangan terhadap bandara, stasiun kereta api, dan jembatan.

Sebelumnya, CENTCOM mengumumkan dua personel militer AS tewas dalam serangan rudal dan pesawat nirawak Iran di Yordania. Satu personel lainnya masih dinyatakan hilang.

>>> Sirene Meraung di Kuwait Saat Militer Cegat Serangan Drone Iran

Insiden tersebut menjadi korban jiwa pertama di pihak militer AS sejak Washington kembali melancarkan operasi militer terhadap Iran pada 7 Juli lalu.

Serangan terbaru ke Pelabuhan Sirik menandai eskalasi baru dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang terus memanas dalam beberapa pekan terakhir.

>>> Penyekapan ala Taufik Hidayat di Cikarang, Pelaku Utama Ditangkap

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran terkait serangan tersebut.