Bupati Siak Curhat ke Gibran Soal Warisan Utang Rp400 Miliar

Bupati Siak, Riau, Afni Zulkifli mengungkapkan keresahannya kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming terkait warisan utang daerah yang mencapai Rp400 miliar dari pemerintahan sebelumnya.
Pernyataan itu disampaikan Afni melalui unggahan media sosial setelah bertemu Gibran pada Jumat (17/7).
"Saya kan baru menjabat. Dapat warisan hutangnya hampir Rp400 miliar.
Jadi kami nyaris nggak bisa membangun," ujar Afni.
Meski sudah bertemu, Afni meminta waktu khusus untuk kembali beraudiensi dengan Gibran. Permintaan itu disampaikan lewat surat resmi yang juga ditujukan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Keluhan Soal DBH
Afni menjelaskan bahwa daerah penghasil seperti Siak sangat bergantung pada Dana Bagi Hasil (DBH).
Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya sulit dioptimalkan karena sebagian besar wilayah telah digunakan untuk kegiatan usaha.
"Daerah penghasil sudah habis semua tanahnya. Sudah jadi HGU, sudah jadi HTI," kata Afni.
Menurut Afni, DBH merupakan hak daerah penghasil yang seharusnya tidak diperlakukan sebagai kebijakan opsional. Ia menolak anggapan bahwa DBH baru diberikan jika daerah memenuhi syarat tertentu.
>>> Diskon Transmart Full Day Sale: Alat Masak Murah Mulai Rp79.920
"Jadi seolah-olah DBH itu menjadi opsional. Padahal namanya saja dana bagi hasil.
Dana yang dibagikan dari hasil yang didapatkan oleh negara," lanjutnya.
Afni menegaskan bahwa daerah penghasil telah menanggung dampak eksploitasi sumber daya alam, seperti beban lingkungan dan konflik sosial.
Oleh karena itu, daerah berhak memperoleh DBH sesuai ketentuan.
Ia juga menolak jika kondisi fiskal Kabupaten Siak disamakan dengan pemerintah kota. "Kami tentu saja menolak bila mana dibanding-bandingkan dengan pemerintah kota.
Beda, terutama pada undang-undang HKPD," ujarnya.
Ke depan, Afni meminta pemerintah pusat tetap memenuhi hak daerah penghasil, baik melalui penyaluran DBH maupun program yang sesuai kebutuhan masyarakat.
>>> AS Bombardir Pelabuhan Iran Balas Kematian 2 Tentara
"Kami tentu mendukung semua program Bapak Presiden. Tapi kami berharap hak-hak daerah penghasil tidak terkurangi karena semuanya kembali kepada masyarakat," kata Afni.
Update Terbaru
Tanda Sakit Halus pada Anjing Sering Terlewatkan, Studi Ungkap
Minggu / 19-07-2026, 21:49 WIB
Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Mengubah Segalanya dalam Kanker Usus Besar
Minggu / 19-07-2026, 21:49 WIB
21 Penyakit dan Layanan RS Ini Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Minggu / 19-07-2026, 21:49 WIB
Final Piala Dunia 2026: Argentina vs Spanyol, Duel Dua Filosofi
Minggu / 19-07-2026, 21:49 WIB
Buttonscarves Gelar Tropical Paradise Takeover 2026 Bertema Under The Sea
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Motorola Razr 2025: Satu-satunya Ponsel yang Mendekati Pixel 11
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Fitur Taskbar Baru Android 17 Akhirnya Atasi Masalah Terbesar Saya dengan Pixel Fold
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Galaxy Z Fold 8: Samsung Gagalkan Harapan Saya pada Foldable Lebar
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Rekaman Bodycam: Pria Bersampar Todong Polisi Denver Sebelum Ditembak
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Ohio Hapus Parole bagi Pembunuh Petugas Penegak Hukum
Minggu / 19-07-2026, 21:21 WIB
Dua Deputi Sheriff Florida Ditembak saat Penyergapan, Tersangka Tewas
Minggu / 19-07-2026, 21:21 WIB
ATF Tetapkan BolaWrap 150 Bukan Senjata Api
Minggu / 19-07-2026, 21:20 WIB
Indonesia Siap Dukung Ekosistem AI Terbuka dan Inklusif
Minggu / 19-07-2026, 21:07 WIB
Panduan Beralih ke ColorOS untuk 5 Model Realme Terbaru di 2026
Minggu / 19-07-2026, 21:07 WIB







