Boyamin Sebut Klaim Don Ritto soal Emas 74 Kg di Rumah Febrie 'Karangan Tingkat Dewa'
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saima, melontarkan kritik keras terhadap penjelasan Kubu Tersangka Don Ritto dalam kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Ia menyoroti cerita mengenai asal-usul uang tunai sekitar Rp476 miliar dan emas batangan seberat 74 kilogram yang ditemukan di rumah eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
>>> MAKI: Penjelasan Don Ritto Soal Uang Rp476 M dan Emas 74 Kg Upaya Kaburkan Fakta
Menurut Boyamin, klaim bahwa seluruh aset tersebut merupakan milik sebuah yayasan dakwah dan pendidikan Islam adalah penjelasan yang tidak masuk akal.
"Mana ada uang yayasan begitu besarnya. Itu ngaranya tingkat dewa itu.
Karena yayasan itu fungsi sosial dan menyalurkan untuk masyarakat," kata Boyamin, dikutip Minggu (19/7/2026).
Pernyataan tersebut muncul menyusul klaim Kuasa Hukum Don Ritto, Handika Honggowongso.
Ia menyebut bahwa uang ratusan miliar rupiah dan emas puluhan kilogram yang ditemukan saat penggeledahan merupakan aset yayasan yang bergerak di bidang dakwah dan pendidikan Islam.
Menurut Handika, Don Ritto telah meminta izin kepada eks jaksa khusus tersebut untuk menggunakan rumah terkait sebagai kantor operasional yayasan.
Bahkan Don Ritto disebut membangun brankas di rumah itu untuk menyimpan aset yayasan.
Namun, penjelasan tersebut langsung dipertanyakan Boyamin.
Ia menegaskan, berdasarkan ketentuan hukum, yayasan memiliki fungsi sosial sehingga dana yang dimiliki semestinya digunakan untuk kepentingan masyarakat, seperti membangun sekolah, pondok pesantren maupun kegiatan sosial lainnya.
>>> Prabowo Pilih Dialog dengan Mahasiswa, Cabut Pengaduan ke Tiyo Ardianto
"Kalau ada uang yang digunakan semisal untuk membangun pondok pesantren, sekolah, lalu melakukan kegiatan amal. Selain itu, yayasan dilarang untuk memiliki aset atas nama pribadi," ujarnya.
Update Terbaru
TOP 45 Acara TV dengan Program Terbaik Hari ini 20 Juli 2026 ada Lautan Cinta Masuk 5 Besar
Minggu / 19-07-2026, 18:00 WIB
84 Rekomendasi Tempat Nobar Final Piala Dunia 2026 di Jakarta: Dari Rooftop Mewah hingga Ruang Publik yang Meriah!
Minggu / 19-07-2026, 17:34 WIB
Fitur Firefox yang Sangat Dibutuhkan Chrome: Multi-Account Containers
Minggu / 19-07-2026, 17:12 WIB
Trump Media Tawarkan Akses Cepat ke Postingan Presiden dengan Biaya Tinggi
Minggu / 19-07-2026, 17:01 WIB
Asap Kebakaran Hutan Picu Peringatan Kualitas Udara dan Ketegangan Politik di AS
Minggu / 19-07-2026, 17:01 WIB
Saham SpaceX Anjlok di Bawah Harga IPO Akibat Kekhawatiran Industri AI
Minggu / 19-07-2026, 17:00 WIB
Bill Maher Sebut Trump Alami Gangguan Mental, Bela Makan Malam di Gedung Putih
Minggu / 19-07-2026, 17:00 WIB
Rumah Saquon Barkley di Pennsylvania Dibobol Maling, Keluarga Selamat
Minggu / 19-07-2026, 16:56 WIB
8 Polisi Chicago Terancam Dipecat karena Penipuan Pinjaman PPP
Minggu / 19-07-2026, 16:56 WIB
Usia Maksimal Lamar Polisi New York Diusulkan Naik Jadi 43 Tahun
Minggu / 19-07-2026, 16:55 WIB
LPEU MUI Luncurkan Program Perumahan Merah Putih, Green View Residence Jadi Proyek Perdana
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Sebut Janji Presiden Amerika Tak Bernilai
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
SP Pegadaian Tegaskan Dukungan Penuh untuk Visi Mengemaskan Indonesia
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
MPV Dominasi Pasar Hybrid Indonesia, Konsumen Belum Beralih
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB







