Prabowo Pilih Dialog dengan Mahasiswa, Cabut Pengaduan ke Tiyo Ardianto
Presiden Prabowo Subianto memilih mengedepankan komunikasi dengan mahasiswa ketimbang penyelesaian melalui jalur hukum.
Hal ini terlihat dari langkah Kelompok Relawan Garda Prabowo yang mencabut pengaduan masyarakat terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto.
>>> Pertamina Optimalkan Pasokan, Antrean BBM di Medan Berangsur Terurai
Kuasa Hukum Garda Prabowo, Ferdinand Hutahaean mengatakan surat pencabutan telah diserahkan ke Bareskrim Polri. Keputusan itu diambil atas arahan langsung Prabowo selaku Ketua Dewan Pembina Garda Prabowo.
"Maka hari ini kami telah memasukkan surat penarikan terkait dengan pengaduan masyarakat yang kami sampaikan pada sebulan lalu," kata Ferdinand, Minggu (19/7/2026).
Presiden tidak ingin polemik tersebut berlarut-larut di ranah hukum. Sebaliknya, ia ingin membangun komunikasi yang lebih baik dengan mahasiswa, termasuk yang kritis terhadap pemerintah.
"Pak Presiden sebetulnya sangat ingin berkomunikasi terus dengan adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan fakta-fakta capaian pemerintah," ujar Ferdinand.
Menurut Ferdinand, Prabowo memandang mahasiswa sebagai bagian penting demokrasi. Presiden berharap mahasiswa tetap kritis namun menyampaikan kritik dengan cara yang baik dan bertanggung jawab.
>>> Ester Exposito Dihadiahi Gol Top Scorer oleh Mbappe saat Nonton di Stadion
Ferdinand menambahkan, presiden juga mengamanatkan relawannya membuka ruang dialog dengan mahasiswa untuk membahas kebijakan pemerintah secara langsung. Pendekatan komunikasi dinilai lebih bermanfaat daripada proses pidana.
Ia menegaskan bahwa Prabowo tidak merasa tersinggung secara pribadi atas pernyataan Tiyo. Justru para relawan yang keberatan sehingga sebelumnya mengajukan pengaduan.
"Pak Prabowo menyampaikan bahwa beliau berbesar hati, tidak merasa tersakiti sebetulnya. Tetapi kan kami yang merupakan keluarga besar beliau...
yang merasa tersakiti," kata Ferdinand.
Sebelumnya, Garda Prabowo mengajukan pengaduan ke Bareskrim Polri pada 18 Juni 2026 terkait pernyataan kontroversial Tiyo Ardianto.
>>> Serangan Balasan AS ke Iran Setelah Tewasnya Tentara di Yordania
Namun setelah arahan presiden, pengaduan resmi dicabut sebagai bentuk pembukaan ruang komunikasi dengan mahasiswa.
Update Terbaru
Fitur Firefox yang Sangat Dibutuhkan Chrome: Multi-Account Containers
Minggu / 19-07-2026, 17:12 WIB
Trump Media Tawarkan Akses Cepat ke Postingan Presiden dengan Biaya Tinggi
Minggu / 19-07-2026, 17:01 WIB
Asap Kebakaran Hutan Picu Peringatan Kualitas Udara dan Ketegangan Politik di AS
Minggu / 19-07-2026, 17:01 WIB
Saham SpaceX Anjlok di Bawah Harga IPO Akibat Kekhawatiran Industri AI
Minggu / 19-07-2026, 17:00 WIB
Bill Maher Sebut Trump Alami Gangguan Mental, Bela Makan Malam di Gedung Putih
Minggu / 19-07-2026, 17:00 WIB
Rumah Saquon Barkley di Pennsylvania Dibobol Maling, Keluarga Selamat
Minggu / 19-07-2026, 16:56 WIB
8 Polisi Chicago Terancam Dipecat karena Penipuan Pinjaman PPP
Minggu / 19-07-2026, 16:56 WIB
Usia Maksimal Lamar Polisi New York Diusulkan Naik Jadi 43 Tahun
Minggu / 19-07-2026, 16:55 WIB
LPEU MUI Luncurkan Program Perumahan Merah Putih, Green View Residence Jadi Proyek Perdana
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Sebut Janji Presiden Amerika Tak Bernilai
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
SP Pegadaian Tegaskan Dukungan Penuh untuk Visi Mengemaskan Indonesia
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
MPV Dominasi Pasar Hybrid Indonesia, Konsumen Belum Beralih
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
RedMagic Astra 2 Seimbangi ROG Xbox Ally X di GTA 5 dan RDR 2 dengan Daya Setengah
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
Spanyol Mulai Psywar Jelang Final Piala Dunia 2026, Wasit Lawan Argentina Diminta Tak Lembek
Minggu / 19-07-2026, 16:45 WIB







