Serangan Iran Tewaskan Dua Tentara AS di Pangkalan Yordania
Serangan rudal balistik dan drone Iran menewaskan dua tentara Amerika Serikat dan menyebabkan satu personel hilang di pangkalan militer di Yordania pada Jumat, 17 Juli 2026.
Komando Pusat AS melaporkan empat tentara lainnya mengalami luka serius dan dievakuasi ke rumah sakit Yordania sebelum dipulangkan.
>>> AI Jadi Babak Baru Kerja Sama Indonesia-China: Menteri Airlangga
Personel lain kembali bertugas setelah dirawat karena luka ringan.
Identitas korban tewas ditahan selama 24 jam hingga pemberitahuan keluarga selesai. Ini merupakan korban jiwa ke-15 dan ke-16 dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Iran.
Eskalasi terjadi setelah seminggu serangan balasan AS setiap malam terhadap target Iran.
Iran mengklaim operasi terhadap fasilitas AS di Suriah, Kuwait, Oman, Bahrain, dan Yordania, namun militer AS membantah klaim regional yang lebih luas.
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dalam pernyataan yang disiarkan televisi negara, mengkritik perjanjian politik AS dan memperingatkan pembalasan berat jika operasi AS berlanjut.
"Sekarang musuh Amerika berusaha meningkatkan konflik sehingga menimbulkan biaya yang lebih berat dan penghinaan lebih lanjut, ia harus tahu bahwa bangsa Iran yang mulia dan Front Perlawanan memiliki pelajaran yang tak terlupakan untuknya," kata Khamenei.
>>> Program B50 Biodiesel Hemat Devisa Rp170 Triliun pada 2026
Pemimpin tertinggi juga mengkritik validitas komitmen eksekutif AS setelah kegagalan diplomatik baru-baru ini.
"Pelanggaran berulang terhadap perjanjian oleh Setan Besar [AS] terkait Nota Kesepahaman yang ditandatangani Presiden Iran dan AS sekali lagi mengungkap kebenaran mendasar: tanda tangan Presiden AS sama sekali tidak berharga dan tidak memiliki kredibilitas," ujar Khamenei.
Menanggapi situasi keamanan yang memburuk, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengumumkan di televisi negara bahwa Iran menangguhkan komitmennya berdasarkan kesepakatan damai sementara yang ditandatangani sekitar sebulan lalu.
Duta Besar Iran untuk Pakistan Reza Amiri Moghadam mendukung penangguhan tersebut di X, menuduh AS salah menafsirkan kerangka kerja untuk menguasai jalur maritim.
"AS menafsirkan Nota Kesepahaman bertentangan dengan ketentuannya dan menguasai bagian Selat Hormuz untuk mendapatkan apa yang tidak bisa diperoleh di medan perang," kata Moghadam.
Moghadam menyerukan intervensi internasional terhadap tindakan AS. "Sekarang, AS memulai perang yang bertentangan dengan ketentuan Nota Kesepahaman dan prinsip internasional, menghancurkan infrastruktur.
>>> Nvidia Optimalkan 50.000 Chip Terbaru untuk Ekosistem AI 2026
Masyarakat internasional diharapkan mengutuk keras tindakan agresif dan ceroboh ini," pungkasnya.
Update Terbaru
Kenapa MPLS Itu Penting? Ini 5 Manfaatnya bagi Siswa Baru
Minggu / 19-07-2026, 04:05 WIB
Kegiatan MPLS 2026 yang Seru dan Edukatif: Tips Agar Tidak Gugup di Hari Pertama Sekolah
Minggu / 19-07-2026, 04:05 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 20 – 26 Juli 2026
Minggu / 19-07-2026, 04:00 WIB
Nubia Luncurkan Robot Peliharaan AI Berbulu dengan Mata OLED dan Kecerdasan Emosional
Minggu / 19-07-2026, 03:30 WIB
Esmerlyn Valdez Pukul Home Run ke-11, Bantu Pirates Kalahkan Guardians
Minggu / 19-07-2026, 03:29 WIB
Dua Pria Tertukar Saat Lahir Gugat Rumah Sakit Setelah 38 Tahun
Minggu / 19-07-2026, 03:29 WIB
Jared Cannonier Hadapi Christian Leroy Duncan di UFC Fight Night 281
Minggu / 19-07-2026, 03:28 WIB
Lakers Promosi Zach Guthrie Jadi Asisten Pelatih di Bawah JJ Redick
Minggu / 19-07-2026, 03:28 WIB
Anna Melisano Debut di UFC Gantikan Veronica Hardy Hadapi Dione Barbosa
Minggu / 19-07-2026, 03:28 WIB
Menko Airlangga Bertemu Menlu Wang Yi di Shanghai, Bahas AI dan Investasi
Minggu / 19-07-2026, 03:28 WIB
Rekaman Body Cam dan Dashcam Ungkap Penembakan dalam Pengejaran Liar di LA
Minggu / 19-07-2026, 03:27 WIB
Geger Ratusan Anak di Pakistan Positif HIV
Minggu / 19-07-2026, 03:27 WIB
Rodri Tak Gentar Hadapi Argentina di Final Piala Dunia 2026
Minggu / 19-07-2026, 03:27 WIB
Anime 'Even the Student Council Has Its Holes!' Umumkan Tambahan Pengisi Suara
Minggu / 19-07-2026, 03:06 WIB







