Dua keluarga di North Dakota, Amerika Serikat, mengajukan gugatan hukum terhadap Unity Medical Center di Grafton atas dugaan kelalaian dan malpraktik medis.

Gugatan ini diajukan setelah tes DNA rumahan mengungkap bahwa dua pria tertukar saat lahir 38 tahun lalu.

>>> Jared Cannonier Hadapi Christian Leroy Duncan di UFC Fight Night 281

Tindakan hukum ini menyusul kegagalan negosiasi penyelesaian selama setahun antara pengacara Tim O'Keefe dan pihak rumah sakit, menurut dokumen pengadilan yang diajukan pekan lalu.

Kyle Bylin dan Jeremy Morrison, yang lahir di fasilitas yang sama pada 26 Januari 1988, menemukan melalui tes genetik bahwa mereka dibesarkan oleh orang tua biologis satu sama lain.

Kronologi Penemuan

Bylin pertama kali menemukan kejanggalan setelah mengikuti tes AncestryDNA yang diterimanya sebagai hadiah Natal. Hasil tes menunjukkan warisan genetik yang tidak sesuai dengan yang selama ini ia ketahui.

"Saya selalu diberi tahu bahwa saya 50% Jerman, 25% Swedia, 25% Norwegia," kata Kyle Bylin. "Tapi itu tidak sesuai dengan apa yang dikatakan Ancestry."

Kebenaran mulai terungkap pada tahun 2024 ketika seorang kerabat di platform silsilah menghubungi Bylin. Hal ini membawanya untuk menghubungkan tanggal dan lokasi kelahiran mereka.

Setelah tes DNA profesional lebih lanjut, kedua keluarga memastikan bahwa rumah sakit telah salah mengirim bayi kepada orang tua yang keliru.

Dampak pada Kehidupan

Bylin menempuh karier akademis jauh dari pertanian gandum di North Dakota tempat ia dibesarkan. Ia sering menyadari perbedaan pribadi dan politik dengan keluarga yang membesarkannya.

"Ternyata kami benar-benar orang yang berbeda," ujar Bylin.

Pertemuan emosional antara kedua pria dan orang tua biologis mereka pun terjadi, meskipun keduanya hanya berbicara melalui telepon.