Iran Balas Serangan AS di Suriah, Konflik Makin Memanas

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat semakin memanas setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan serangan rudal ke pusat komando militer AS di Suriah pada Jumat (17/7/2026) siang waktu setempat.
Serangan ini merupakan respons langsung atas aksi militer AS yang sebelumnya membombardir Bandara Iranshahr di wilayah timur Iran pada Jumat pagi.
>>> Thom Haye: Timnas Indonesia Siap Putus Rekor Runner-up di Piala AFF 2026
Menurut laporan Jerusalem Post, serangan AS di bandara tersebut menewaskan sejumlah anggota militer Iran dan melukai satu orang lainnya.
AS Konfirmasi Gelombang Serangan Keenam
Komando Tengah (CENTCOM) militer AS mengonfirmasi bahwa gempuran ke Bandara Iranshahr merupakan bagian dari gelombang serangan ke-6 yang dilancarkan sejak pekan lalu.
Selain bandara, militer AS juga menyasar infrastruktur publik vital Iran, termasuk sebuah jembatan strategis di Kota Bandar Khamir.
"Pasukan AS, termasuk jet tempur, drone udara, dan kapal perang, meluncurkan amunisi presisi yang menghantam puluhan target militer Iran, seperti situs pengawasan pantai dan pertahanan udara, infrastruktur logistik militer, dan kemampuan maritim," demikian pernyataan resmi CENTCOM yang dikutip dari Euronews.
Hingga saat ini, CENTCOM mencatat rentetan serangan udara tersebut telah menewaskan setidaknya tujuh orang di wilayah Iran.
Ancaman Trump dan Eskalasi Regional
Aksi saling serang ini diprediksi masih jauh dari usai. Situasi kian meruncing setelah Donald Trump melayangkan ancaman keras.
Ia menegaskan akan menghancurkan seluruh jembatan dan pembangkit listrik di Iran pada pekan depan jika Teheran tetap menolak kembali ke meja negosiasi dengan AS.
Di sisi lain, konflik ini dikhawatirkan akan memicu perang terbuka yang meluas ke seluruh kawasan Timur Tengah.
>>> HMD Dikabarkan Masih Kembangkan Fusion 2 dan XR22
Iran dilaporkan telah memperluas jangkauan targetnya dengan mulai menggempur sejumlah markas militer AS yang tersebar di negara-negara Teluk, termasuk Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania.
Update Terbaru
AMC Kembangkan The Terror Season 4 Setelah Respons Positif
Sabtu / 18-07-2026, 18:34 WIB
Broker Besar Mulai Terapkan Biaya Transaksi untuk ETF Tertentu
Sabtu / 18-07-2026, 18:29 WIB
Cody Rhodes Serang Gunther di WWE SmackDown Jelang Saturday Night's Main Event
Sabtu / 18-07-2026, 18:29 WIB
Josh Duhamel Bercanda soal Beda Usia 21 Tahun dengan Sang Istri
Sabtu / 18-07-2026, 18:28 WIB
820 Burung Disita dari Properti di San Diego karena Dugaan Kekejaman
Sabtu / 18-07-2026, 18:28 WIB
Link Live Streaming Indonesia vs Vietnam di Semifinal SEA V Cup 2026
Sabtu / 18-07-2026, 18:28 WIB
Israel Bombardir Acara Pemakaman di Gaza, 8 Tewas
Sabtu / 18-07-2026, 18:28 WIB
Dicap Penakut karena Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
Sabtu / 18-07-2026, 18:24 WIB
Kelakar Trump Usai Inggris Tersingkir, Harry Kane Jadi Sorotan
Sabtu / 18-07-2026, 18:24 WIB
Aktivis India Dievakuasi ke RS Usai Mogok Makan 20 Hari
Sabtu / 18-07-2026, 18:24 WIB
Cara Nonton Live Streaming Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026 Lewat HP
Sabtu / 18-07-2026, 18:21 WIB
Thom Haye: Kami Tidak Takut Bilang Timnas Indonesia Juara Piala AFF
Sabtu / 18-07-2026, 18:21 WIB
VinFast Hadirkan Tiga Motor Listrik Unggulan di E-Motorcycle Experience Day
Sabtu / 18-07-2026, 18:21 WIB
Transmart Full Day Sale Besok, Diskon 50% + 20% di Semua Toko
Sabtu / 18-07-2026, 18:21 WIB







