Pelatih Tigres UANL, Guido Pizarro, menyerukan kedisiplinan yang lebih ketat setelah timnya menelan kekalahan 3-1 dari Xolos de Tijuana pada laga pembuka Liga MX Apertura 2026, Jumat (17/7/2026) di Estadio Caliente.

Pertandingan tersebut diwarnai kartu merah bersejarah yang diterima penyerang Rodrigo "Búfalo" Aguirre.

>>> Cara Praktis Dapat Penghasilan Tambahan dari Internet di 2026

Ia diusir wasit setelah menutup mulut di depan pengadil lapangan, sesuai dengan aturan baru yang disebut "Prestianni Law".

Pizarro memuji perjuangan para pemainnya meski bermain dengan sepuluh orang sejak awal.

"Hasilnya bukan yang kami inginkan, tetapi usaha para pemain dengan satu orang kurang sangat luar biasa untuk dihargai," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap regulasi baru.

"Soal peraturan, kami harus beradaptasi, lebih waspada, bersedia menerimanya, dan memperbaiki diri ke depannya," tambah pelatih asal Argentina itu.

>>> Cara Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat Aplikasi Resmi

Meski mengalami kemunduran di Tijuana, Pizarro kini fokus pada laga kandang berikutnya melawan Atlético San Luis pada Sabtu (25/7/2026).

"Selalu ada hal yang perlu diperbaiki. Ini bukan awal yang kami inginkan.

Sekarang kami bekerja keras untuk meraih hasil selanjutnya," katanya.

Untuk mengatasi keterbatasan kedalaman skuad, Pizarro mengonfirmasi bahwa manajemen telah mendatangkan gelandang Alan Franco dengan status pinjaman selama satu tahun.

Namun, klub masih terbuka untuk tambahan pemain baru sebelum jendela transfer musim panas ditutup.

>>> KP2MI Takedown 2.109 Tautan Lowongan Kerja Palsu Sepanjang 2025

"Pasar masih terbuka, kami sedang menganalisis kemungkinan rekrutan. Sekarang saya harus kembali ke Monterrey untuk mempersiapkan tim pekan depan," pungkas Pizarro.