Striker Tigres UANL, Rodrigo 'Búfalo' Aguirre, menghadapi skorsing beberapa pertandingan setelah menerima kartu merah bersejarah karena menutup mulutnya saat konfrontasi di laga pembuka Apertura 2026 Liga MX melawan Club Tijuana, Kamis (16/7/2026).

Pemain depan asal Uruguay yang baru saja membela negaranya di Piala Dunia 2026 itu diusir keluar lapangan pada babak pertama setelah intervensi Video Assistant Referee (VAR).

>>> Rumah Janda di Kediri Dibakar Mantan Suami, Kerugian Rp1 Miliar

Keributan bermula ketika pemain Tijuana langsung memberi isyarat kepada wasit Ismael López Peñuelas bahwa Aguirre meletakkan tangannya di atas mulut sambil melontarkan kata-kata bermusuhan kepada pemain lawan.

Kartu merah ini menjadi salah satu penerapan pertama di Liga MX dari peraturan baru International Football Association Board (IFAB) yang dikenal sebagai 'Prestianni Law'.

Berdasarkan aturan tersebut, pemain bisa langsung mendapat kartu merah jika menutup mulut untuk menyampaikan komentar provokatif, ofensif, atau bernada diskriminatif kepada lawan atau ofisial pertandingan.

>>> Kekeringan di Jateng, Pemprov Salurkan 3,2 Juta Liter Air Bersih per Juli 2026

IFAB menyetujui langkah ini untuk memerangi pelecehan verbal tersembunyi dan komentar diskriminatif yang sulit dideteksi oleh wasit atau kamera televisi.

Kontroversi yang memicu perdebatan aturan ini terjadi saat laga Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid, di mana Gianluca Prestianni dari Benfica menutup mulutnya saat bertengkar dengan Vinicius Jr., sehingga menghalangi tindakan disipliner.

Setelah disetujui sebagai aturan opsional untuk liga domestik, regulasi ini digunakan selama Piala Dunia 2026 sebelum debut resmi di sepak bola Meksiko.

>>> Tijuana Kalahkan Tigres di Laga Pembuka Apertura 2026

Pejabat Liga MX dijadwalkan bertemu akhir pekan ini untuk menentukan lama skorsing bagi Aguirre, yang sebelumnya sudah mendapat sorotan tajam dari fans dan analis akibat performa inkonsisten bersama Tigres.