Kekacauan di Balik Layar Startup AI Elon Musk, xAI
Startup kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, yang baru saja berganti nama menjadi SpaceXAI, dilaporkan mengalami kekacauan di balik layar.
Menurut laporan Bloomberg, perusahaan terus berupaya mengejar ketertinggalan dari pesaingnya, Anthropic. Musk secara pribadi terobsesi agar chatbot Grok miliknya bisa menyamai Claude milik Anthropic.
>>> GOG: Rilis Klasik Resident Evil dan Dino Crisis Dongkrak Visibilitas Toko
Penggabungan xAI dengan SpaceX yang diikuti dengan rencana IPO bersejarah SpaceX menyebabkan puluhan karyawan hengkang. Hal ini membuat operasional sehari-hari menjadi kacau.
Untuk merapikan keadaan, Musk menunjuk Michael Nicolls sebagai pemimpin xAI. Namun, tantangan besar sudah menunggunya.
Sebagai bagian dari rencana restrukturisasi, xAI berencana memangkas hingga 30 persen tenaga kerja pada Maret lalu.
Bloomberg melaporkan bahwa pemutusan hubungan kerja terjadi tanpa pemberitahuan kepada karyawan yang bersangkutan.
Upaya merekrut talenta baru juga tidak berjalan mulus.
Banyak kandidat potensial yang telah diwawancarai tidak mendapat kabar lanjutan karena departemen SDM yang kekurangan staf tidak mampu menyelesaikan dokumen yang diperlukan.
Tantangan lainnya adalah obsesi Musk terhadap Claude. Setiap kali chatbot Anthropic itu mendapat pembaruan, Musk langsung menuntut Grok bisa menyamainya.
Banyak proyek di xAI yang merujuk pada Claude, bahkan beberapa saluran Slack dinamai sesuai chatbot tersebut. Mengejar Claude telah menjadi misi eksplisit perusahaan rintisan ini.
“Tujuan jangka pendek kami adalah menyamai kinerja Claude,” tulis Nicolls dalam memo kepada staf setelah menjadi presiden xAI, seperti dikutip Bloomberg.
Sebagian karyawan mulai meragukan kepemimpinan Musk. Mereka menilai miliarder yang sukses di bidang mobil dan roket itu tidak memahami seluk-beluk AI.
Salah satu proyek ambisius Musk, Macrohard, bertujuan menciptakan sistem agen AI yang mampu meniru seluruh perusahaan perangkat lunak.
Update Terbaru
Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina Dihadiri Presiden AS Donald Trump
Jumat / 17-07-2026, 03:00 WIB
Bahlil Ledek Nusron Wahid Pakai Kacamata Hitam karena Inggris Kalah dari Argentina
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Prabowo Butuh Uang Banyak untuk Biaya Kesehatan, Gaji Guru, dan Infrastruktur
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
2 Jam Usai Dilantik Trump, Menkeu AS Scott Bessent Jadi Target Pembunuhan
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Michigan Keluarkan Peringatan Kualitas Udara Akibat Asap Kebakaran Hutan
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Polisi Georgia Cari Remaja 13 Tahun yang Diduga Diculik
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Chloe Fineman Tinggalkan Saturday Night Live Setelah Tujuh Musim
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Verizon PHK 3.000 Karyawan dan Jual 274 Gerai Retail
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Kennedy Center Bantah Tuduhan Whistleblower soal Renovasi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Indonesia Prioritaskan Pengembangan Wisata Kesehatan Berkualitas Tinggi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
FKA Twigs Balas Shia LaBeouf: Reputasimu Hancur karena Perbuatanmu Sendiri
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
20 Negara Ikut Latihan Militer Pitch Black 2026 di Australia Utara
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Bintang 'God of War' Ryan Hurst Cedera, Produksi Terhenti
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Chuck Schumer Bungkam Ditanya soal Kentut di Ruang Sidang Senat
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB







