Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis pada perdagangan Kamis (16/7) pagi.

Mata uang Garuda berada di level Rp18.069 per dolar AS, turun 1 poin atau 0,01 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

>>> Arti Suara Kucing: Mengeong hingga Meraung, Kenali Maknanya

Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS tercatat bervariasi.

Yuan China melemah 0,03 persen, won Korea Selatan turun 0,16 persen, dolar Singapura melemah 0,01 persen, dan dolar Hong Kong turun tipis 0,01 persen.

Sementara itu, peso Filipina menguat 0,07 persen, ringgit Malaysia terapresiasi 0,13 persen, dan yen Jepang naik 0,05 persen.

Di negara maju, euro menguat 0,01 persen terhadap dolar AS.

>>> Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung Besok

Sebaliknya, poundsterling Inggris melemah 0,11 persen, dolar Australia turun 0,18 persen, dolar Kanada melemah 0,05 persen, dan franc Swiss terkoreksi 0,05 persen.

Prospek Rupiah Hari Ini

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpeluang menguat seiring pelemahan dolar AS.

Hal ini dipicu rilis data inflasi produsen Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan pasar.

Namun, penguatan diperkirakan terbatas oleh memanasnya kembali situasi geopolitik di Timur Tengah.

>>> 3 Fakta Menarik Usai Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026

Lukman memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan hari ini.