T-Mobile Berpotensi Kena Sanksi FCC Akibat Kenaikan Tarif
T-Mobile berpotensi menghadapi masalah dengan Komisi Komunikasi Federal (FCC) setelah seorang pelanggan melaporkan kenaikan tarif yang dinilai melanggar janji perusahaan.
Bulan lalu, T-Mobile mengumumkan akan menghentikan paket lama dan memindahkan pelanggan ke paket baru yang lebih mahal.
>>> Doktif Sentil Klaim Richard Lee Pingsan di Sel: Tipu Daya, Kita sebagai Dokter Tertawa
Langkah ini memicu kemarahan, terutama karena T-Mobile sebelumnya berulang kali menjamin tarif tetap.
Keluhan Pelanggan ke FCC
Seorang pelanggan bernama Alex Gerwer tidak hanya mengajukan keluhan ke FCC, tetapi juga melibatkan departemen hukum T-Mobile dan Jaksa Agung California.
Ia bahkan berkoordinasi dengan pengacara yang menangani kasus Oddo v. T-Mobile.
T-Mobile pernah menawarkan promosi yang menjamin tidak ada perubahan harga selama sepuluh tahun. Inisiatif Un-carrier bernama Un-contract dan Price Lock adalah contohnya.
>>> Sarwendah Siap Bertarung Habis-habisan demi Hak Asuh Anak
Namun, kini T-Mobile justru menaikkan harga.
Alternatif bagi Pelanggan
Meski kenaikan tidak disambut baik, harga T-Mobile masih kompetitif dibandingkan pesaing.
Namun, pelanggan yang ingin beralih bisa mempertimbangkan MVNO seperti Mint Mobile yang menawarkan paket unlimited seharga $15 per bulan.
Setelah masa promosi, paket tersebut naik menjadi $30 per bulan. Meski tidak memiliki semua keistimewaan T-Mobile, layanan inti tetap tersedia.
>>> Munich Berlakukan Pembatasan Air, Pelanggar Denda Rp1 Miliar
Kasus ini menjadi ujian bagi T-Mobile. FCC sebelumnya telah menjatuhkan denda besar, sehingga perkembangan kasus ini patut dinantikan.
Update Terbaru
Cara Ajukan KUR Mandiri 2026 Rp100 Juta Tenor 5 Tahun
Kamis / 16-07-2026, 08:21 WIB
Produser id Software: Industri Game Tak Akan Lahirkan WoW atau Morrowind Lagi
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Headset Razer Kraken Kitty V3 Pro Termurah Sepanjang Sejarah, Diskon Rp 1,7 Juta
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Greater Tunb, Pulau Strategis di Teluk Persia yang Jadi Target Serangan AS
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Bellingham Keplak Pemain Argentina Usai Laga, Otamendi Turun Tangan
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Ridwan Kamil Resmi Jadi Ayah Arkana Aidan Misbach, PA Bandung Ketok Palu
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Ketajaman Prediksi Masamune Shirow dalam Ghost in the Shell
Kamis / 16-07-2026, 08:11 WIB
Tuchel Tak Menyesal Usai Inggris Kalah Dramatis dari Argentina
Kamis / 16-07-2026, 08:11 WIB
Purbaya: Outlook Stabil S&P Bukan Hadiah, Tapi Hasil Kerja Pemerintah
Kamis / 16-07-2026, 08:11 WIB
Dee Valladares Nominasi Tiga Penghuni Big Brother Season 28
Kamis / 16-07-2026, 08:08 WIB
Taylor Frankie Paul Hadapi Gugatan DCFS Utah soal Perlindungan Anak
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Wacana SPP Kembali Diberlakukan di SMA/SMK Negeri Jabar Mengemuka
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
China Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Ungguli Neuralink
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB







