16 Anime Paling Berdarah Sepanjang Masa, Peringkat Terbaru
Setiap episode memperkuat keputusasaan dunianya, membuat horor terasa lebih meresahkan.
7. Fist of the North Star
Jauh sebelum anime modern memperkenalkan body horror rumit dan aksi grafis, Fist of the North Star telah memantapkan diri sebagai salah satu seri kekerasan paling berpengaruh.
Debut tahun 1980-an, anime ini membantu membentuk genre aksi dengan pertempuran besar, karakter berkesan, dan jurus pamungkas tak terlupakan.
Dampaknya masih terlihat di banyak anime, manga, dan video game setelahnya.
Berlatar dunia pasca-apokaliptik yang hancur akibat perang nuklir, cerita mengikuti Kenshiro, penerus sah seni bela diri mematikan Hokuto Shinken.
Saat kekacauan melanda, panglima perang kuat memangsa korban selamat yang tak bersalah. Kenshiro berkelana melintasi dunia yang hancur melindungi yang lemah sambil menghadapi musuh berbahaya.
Seri ini terkenal karena gaya bertarung unik.
Alih-alih menggunakan pedang atau senjata api, Kenshiro mengalahkan lawan dengan menekan titik tekanan tersembunyi yang menyebabkan tubuh mereka meledak dari dalam.
Kemenangan dramatis ini menjadi salah satu adegan paling ikonik dalam sejarah anime, dengan musuh sering menyadari nasib mereka hanya sesaat sebelum runtuh secara spektakuler.
Meski kekerasan sangat grafis, disajikan dengan keyakinan berlebihan bukan horor realistis.
Aksi eksplosif, dialog dramatis, dan tema heroik menciptakan pengalaman menghibur yang terasa lebih dekat ke epik aksi daripada seri horor tradisional.
8. Blood-C
Blood-C dimulai seperti seri aksi supernatural biasa sebelum berubah menjadi salah satu anime horor paling mengganggu.
Kontras antara episode pembuka yang damai dan perkembangan mengejutkan kemudian menciptakan pengalaman tak terlupakan yang terus mengejutkan penonton baru.
Kombinasi ketegangan psikologis, kekerasan brutal, dan plot twist tak terduga telah memberinya tempat abadi di antara anime paling berdarah.
Update Terbaru
Famicom Berusia 43 Tahun, Sakurai Sebut Konsol Paling Berpengaruh
Kamis / 16-07-2026, 09:57 WIB
Lebih dari 100 Anggota DPR AS Demokrat Dukung Blokir Bantuan Militer ke Israel
Kamis / 16-07-2026, 09:57 WIB
Sam Kerr Desak Investasi A-League Usai Gabung Gotham FC
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Indiana Fever Ungguli Kompetitor WNBA Berkat Lonjakan Tembakan Jarak Jauh
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Pemerintah AS Ganti Panel Perbudakan di Situs Presiden Philadelphia
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1 pada Burung Laut
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
R Kelly Ajukan Banding ke Trump untuk Pengurangan Hukuman
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Cheria Holiday Luncurkan Paket Halal Tour Eksklusif ke Asia Tengah
Kamis / 16-07-2026, 09:53 WIB
Perkuat Lini Elektrifikasi, MG Rilis ZS Hybrid+ untuk Pasar Indonesia
Kamis / 16-07-2026, 09:53 WIB
Mahoraga: Shikigami Terkuat Jujutsu Kaisen yang Tak Pernah Dijinakkan
Kamis / 16-07-2026, 09:52 WIB
Wakil Presiden AS Ungkap Perpecahan Internal Iran Picu Konflik dengan Amerika
Kamis / 16-07-2026, 09:49 WIB
Roy Suryo Sebut Skenario Probanda Cara Jahat Pecah Belah dengan Dokter Tifa
Kamis / 16-07-2026, 09:49 WIB
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Tangki Pelanggar Aturan Demi Keandalan BBM
Kamis / 16-07-2026, 09:49 WIB
Masyarakat Diminta Awasi Sidang Ijazah Jokowi, Jangan Ada Cawe-cawe
Kamis / 16-07-2026, 09:46 WIB







