16 Anime Paling Berdarah Sepanjang Masa, Peringkat Terbaru
Pertempuran skala besar meninggalkan kehancuran luas, sementara orang tak bersalah sering menjadi korban ketakutan dan kekerasan. Animasi grafis menciptakan kekacauan yang mencerminkan runtuhnya masyarakat.
Di luar aksi brutal, Devilman Crybaby mengkaji prasangka, histeria massal, dan konsekuensi kebencian. Saat kepanikan menyebar, manusia biasa menjadi sama berbahayanya dengan iblis.
Tema emosional dan filosofis ini mengangkat cerita jauh melampaui anime horor biasa.
4. Terra Formars
Terra Formars membawa fiksi ilmiah dan horor bertahan hidup ke level baru dengan aksi brutal dan desain makhluk aneh.
Seri ini cepat mendapat perhatian karena kekerasan grafisnya, menjadi salah satu anime paling berdarah dalam dekade terakhir.
Meski konten keras tidak cocok untuk semua orang, penggemar cerita bertahan hidup sering menghargai aksi tanpa henti dan pertempuran tak terduga.
Proyek terraforming menggunakan lumut dan kecoa menghasilkan makhluk humanoid kuat bernama Terraformars.
Ketika misi tiba di planet untuk melanjutkan persiapan pemukiman, kru segera sadar mereka menghadapi musuh dengan kekuatan besar, kecerdasan mengejutkan, dan naluri membasmi manusia.
Premis ini menjadi latar cerita bertahan hidup brutal penuh aksi.
Untuk bertahan, anggota ekspedisi menjalani peningkatan genetik yang memberi kemampuan berdasarkan serangga dan hewan. Kekuatan unik ini menciptakan pertarungan seru di mana setiap petarung menggunakan gaya bertarung berbeda.
Namun kemenangan jarang mudah.
Karakter sering menderita patah tulang, anggota tubuh putus, tubuh hancur, dan cedera mengerikan saat berjuang melawan rintangan besar.
5. Attack on Titan
Attack on Titan mengubah anime modern dengan cerita menarik, karakter tak terlupakan, dan rasa bahaya tanpa henti.
Meski dikenal karena aksi spektakuler, seri ini juga menampilkan beberapa momen paling mengejutkan dan emosional dalam sejarah anime.
Update Terbaru
Dee Valladares Nominasi Tiga Penghuni Big Brother Season 28
Kamis / 16-07-2026, 08:08 WIB
Taylor Frankie Paul Hadapi Gugatan DCFS Utah soal Perlindungan Anak
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Wacana SPP Kembali Diberlakukan di SMA/SMK Negeri Jabar Mengemuka
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
China Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Ungguli Neuralink
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026, Kutukan Ranking 1 FIFA Terhindarkan
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
5 Cara Anak Cepat Beradaptasi di Sekolah, Orang Tua Bisa Bantu
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Gianni Infantino Terancam Lengser, Erick Thohir Berpeluang Jadi Presiden FIFA?
Kamis / 16-07-2026, 08:06 WIB
AS Gempur Sistem Rudal Iran dan Lumpuhkan Kapal Tanker di Selat Hormuz
Kamis / 16-07-2026, 08:06 WIB
Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru, Status Tersangka Febrie Tetap
Kamis / 16-07-2026, 08:06 WIB
Film 'Hope' Raup 330 Ribu Penonton di Hari Pertama di Korea
Kamis / 16-07-2026, 08:01 WIB
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Kamboja di SEA V Cup 2026
Kamis / 16-07-2026, 08:01 WIB
Ongkos Jaga Rupiah: Benarkah Bunga Tinggi Mulai Cekik Industri dan UMKM?
Kamis / 16-07-2026, 08:01 WIB
Honda Super-ONE Debut di GIIAS 2026, Mobil Listrik Pertama di Indonesia
Kamis / 16-07-2026, 08:00 WIB







